Pioner Air Bersih 400 Titik Pompa Hidram untuk NTT

oleh -1540 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Air bersih masih menjadi keluhan banyak masyarakat di provinsi kepulauan Nusa Tenggara Timur (NTT). Meskipun ada sumber air baku seperti sungai, waduk, embung dan bendungan tetapi belum optimal dikelola menjadi air bersih untuk konsumsi.

Pioner Program Air Bersih, Brigjen Simon Petrus Kamlasi sebagai pelopor dalam menyediakan akses air bersih bagi masyarakat NTT dengan manunggal Air yang mencapai lebih dari 400 titik pompa hidram di seluruh wilayah provinsi kepulauan itu.

Aksi Brigjen Simon Petrus Kamlasi menjadi salah satu solusi menjawab kebutuhan mendasar masyarakat di kampung dan desa yang belum terjangkau pelayanan perusahaan daerah air minum (PDAM) yang cenderung hanya beroperasi di ibukota kabupaten.

Sarana ini dikerjakan selama Simon Petrus Kamlasi masih aktif menjabat sebagai Kepala Staf Korem (Kasrem) 161/Wirasakti Kupang. Dia juga menjadikan air sebagai aksi prioritas dalam membangun NTT, Kamlasi menegaskan bahwa air merupakan kebutuhan dasar dan wajib diperjuangkan.

Simon Petrus Kamlasi menekankan pentingnya menjaga alam dan sumber daya air sebagai amanah yang harus diemban oleh setiap warga negara. Dia menekankan bahwa kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama untuk mewariskannya kepada generasi mendatang.

“Alam yang lestari menjadi tanggung jawab bersama untuk mewariskan kepada masa depan,” tegasnya, ketika memberi kuliah umum di Universitas Katolik Weetabula Sumba Barat Daya pada 27 Mei 2024.

Simon Petrus Kamlasi membahas tentang pemantapan Wawasan Kebangsaan, Bela Negara, dan Cinta Tanah Air, yang merupakan aspek penting dalam membentuk karakter bangsa.

Menyoroti peran aktif pemuda dan mahasiswa, beliau mengajak generasi muda untuk terlibat dalam pembangunan bangsa dan menjaga persatuan serta kesatuan.

“Bela negara yang nyata dalam keseharian hidup bermasyarakat bukan angkat senjata,” tegasnya.

Simon Petrus Kamlasi menekankan, sikap bela negara termasuk menjaga alam dan merawat air untuk kehidupan masa kini masa depan anak cucu.

“Kita bertanggung jawab menjaga alam dan air untuk diwariskan kepada masa depan anak cucu, kalau tidak maka kita mewariskan bencana kekeringan,” tandasnya.

Warga masyarakat Aesesa Selatan Kabupaten Nagekeo mengaku pernah menerima bantuan berupa Pompa Hidram dari Bakal Calon Gubernur NTT 2024-2029, Brigjen Simon Petrus Kamlasi, saat masih menjabat sebagai Kasrem 161 Wirasakti Kupang.

Hal itu disampaikan oleh Tokoh Adat Theodorus No saat menyambut kedatangan Simon Petrus Kamlasi di Mbay pada Jumat, 6 September 2024.

“Mungkin bapak, lupa pernah membantu kami, tetapi masyarakat Aesesa tidak pernah lupa dengan bantuan dan kebaikan dari seorang Simon Petrus Kamlasi,” ucap Theodorus No. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.