Pimpin Apel ASN, Wabup Sikka Sentil Penertiban Pasar Geliting

oleh -156 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Maumere – Wakil Bupati (Wabup) Sikka Simon Subandi Supriadi memberikan arahan terkait kondisi Kabupaten Sikka saat ini termasuk penertiban Pasar Geliting dalam Apel pagi bersama aparatur sipil negara (ASN) di Kantor Bupati Sikka, Senin (27/4/2026).

Dalam arahannya, Simon Subandi menegaskan, tidak boleh ada lagi aktivitas pasar liar yang mengganggu ketertiban umum, lalu lintas, dan estetika kota.

Ia meminta seluruh ASN menjadi contoh dengan tidak berbelanja di pasar ilegal. ASN yang memiliki keluarga pedagang juga diminta berperan aktif memberikan edukasi agar berpindah ke pasar resmi.

“Jangan sampai siapa pun bisa membuat pasar di mana saja. Saya dan bapak Bupati tidak ingin melihat ASN berbelanja di lokasi yang sudah dilarang,” tegasnya.

Ia memastikan, Pasar Alok dan Pasar Wair Koja merupakan pasar yang layak dan siap menampung seluruh aktivitas perdagangan.

Untuk kelanjutannya, Pemkab Sikka akan terus melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan eks Pasar Geliting tidak lagi digunakan sebagai lokasi pasar ilegal, sehingga tercipta ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas.

Usaha Mengoptimalkan PAD

Wabup juga mengungkapkan bahwa realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga akhir triwulan pertama baru mencapai sekitar 24 persen.

Ia menilai capaian tersebut masih perlu didorong secara maksimal dengan menggali potensi-potensi pendapatan daerah.

Menurutnya, optimalisasi PAD sangat krusial untuk mendukung berbagai program prioritas, termasuk pembangunan infrastruktur penunjang ekonomi masyarakat.

“Saat ini kita dihadapkan pada pembangunan Koperasi Nelayan Merah Putih. Anggaran dari kementerian sudah ada, tetapi pemerintah daerah harus menyiapkan infrastruktur jalan. Itu membutuhkan biaya, dan solusinya adalah memperkuat PAD,” jelasnya.

Hadir dalam Apel tersebut, Plh Sekda Rudolfus Ali, para pimpinan perangkat daerah, pejabat struktural, serta seluruh ASN, sebagai momentum konsolidasi dan penguatan kinerja birokrasi di awal triwulan kedua tahun anggaran 2026. (RA/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.