Membuka Konferensi IV GKII Alor Baru, Wabup Rocky: Gereja dan Pemerintah Tumbuh Bersama

oleh -546 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kalabahi – Konferensi ke-IV Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Wilayah Bali Nusra Daerah Alor Baru Tahun 2026 resmi dibuka Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo. Mengajak gereja dan pemerintah untuk terus membangun sinergi serta bertumbuh bersama dalam menghadirkan kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Pembukaan konferensi berlangsung di Gereja GKII Kewai, Desa Lakwati, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kamis (10/9/2026). Konferensi tersebut berlangsung hingga 12 September 2026 dengan mengusung tema “Growing Together” atau Bertumbuh Bersama, yang diambil dari Efesus 4:15-16.

Menurut Wakil Bupati Rocky, tema tersebut memiliki makna yang kuat dalam konteks kehidupan gereja dan masyarakat saat ini. Bertumbuh bersama tidak hanya berarti memperkuat organisasi gereja, tetapi juga membangun kualitas pelayanan, mempererat persaudaraan dan memperluas kontribusi gereja bagi kehidupan masyarakat.

Dalam sambutan selanjutnya, Rocky menyampaikan apresiasi kepada GKII dan seluruh umat Tuhan atas dukungan serta doa bagi Pemerintah Kabupaten Alor dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menegaskan, pembangunan daerah tidak mungkin dilakukan pemerintah seorang diri. Melainkan Pemerintah membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk gereja yang memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan spiritual, sosial dan moral masyarakat.

“Pemerintah tidak berjalan sendiri. Kita membutuhkan dukungan dan sinergi semua pihak, termasuk gereja dan seluruh umat Tuhan yang ada di Kabupaten Alor. Bersama-sama kita membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik,” ujar Rocky.

Menurutnya, gereja dan pemerintah memiliki ruang pengabdian yang berbeda, namun memiliki tujuan yang bersinggungan, yakni menghadirkan kehidupan masyarakat yang lebih baik, damai dan bermartabat.

Oleh Karena itu, sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan perlu terus diperkuat. Dukungan tersebut bukan hanya dalam bentuk kehadiran pada kegiatan keagamaan, tetapi juga melalui kerja bersama dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.

Wakil Bupati Rocky juga mengajak seluruh peserta konferensi menjadikan Growing Together sebagai semangat yang benar-benar diwujudkan dalam perjalanan pelayanan GKII ke depan.

Konferensi, kata dia, hendaknya tidak hanya menjadi forum untuk mengevaluasi program pelayanan yang telah berjalan, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat tantangan masa depan dan menyusun langkah-langkah strategis yang lebih relevan dengan kebutuhan jemaat dan masyarakat.

Pertumbuhan gereja, lanjut Rocky, tidak semata-mata diukur dari perkembangan kelembagaan. Lebih penting dari itu adalah lanjutnya bagaimana gereja mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan terus menghadirkan nilai-nilai kasih, kepedulian, persaudaraan serta pengharapan di tengah masyarakat.

Dengan semangat tersebut, gereja diharapkan semakin mampu menjadi mitra pemerintah dalam membangun manusia Alor. Konferensi Ke-IV GKII Daerah Alor Baru menjadi ruang penting bagi para pelayan gereja untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan pelayanan sekaligus merumuskan arah pelayanan ke depan.

Rocky berharap seluruh proses persidangan dapat berlangsung dalam suasana persaudaraan, penuh keterbukaan dan tanggung jawab sehingga menghasilkan keputusan yang benar-benar bermanfaat bagi perkembangan pelayanan GKII.

“Saya berharap konferensi ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kualitas pelayanan dan menghasilkan keputusan-keputusan yang memberikan dampak positif bagi jemaat maupun masyarakat,” katanya.

Menurutnya, tantangan kehidupan masyarakat terus berkembang. Karena itu, gereja juga dituntut untuk terus belajar, beradaptasi dan meningkatkan kapasitas pelayanan agar mampu menjawab kebutuhan umat di tengah perubahan zaman.

Semangat Growing Together dengan demikian menjadi ajakan untuk tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan membangun kebersamaan dalam menghadapi masa depan.

Sementara itu, Ketua Wilayah GKII se-Bali Nusra, Pdt. Naomi Akanfani, M.Th., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Alor, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Alor beserta jajaran pemerintah daerah atas dukungan terhadap pelaksanaan konferensi.

Ia berharap konferensi dapat menghasilkan keputusan bersama yang semakin memperkuat perjalanan pelayanan GKII Daerah Alor Baru.

“Melalui konferensi ini kita berharap dapat mengevaluasi pelayanan yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun langkah ke depan. Sesuai tema ‘Growing Together’, kita dipanggil untuk terus bertumbuh bersama dalam pelayanan dan menjadi berkat bagi sesama,” ungkap Pdt. Naomi.

Konferensi ke-IV GKII Daerah Alor Baru diikuti peserta dari 30 gereja GKII dalam lingkup pelayanan Daerah Alor Baru dan satu Pos Pekabaran Injil (PPI) di Kamaifui, Mataru. Peserta terdiri atas para gembala sidang, wakil gembala sidang, sekretaris serta unsur pelayanan lainnya.

Pembukaan konferensi GKII tersebut turut dihadiri Bupati Alor bersama istri, Asisten Administrasi Umum Setda Alor Marthen G. Moubeka, SH., unsur pemerintah daerah, pimpinan GKII, para peserta konferensi dan undangan lainnya.

Dari Kewai, konferensi ini diharapkan melahirkan semangat baru bagi perjalanan pelayanan GKII Daerah Alor Baru. Lebih jauh, kebersamaan yang dibangun melalui konferensi diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan gereja, pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Sebab, membangun Alor bukan hanya tentang membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia, memperkuat persaudaraan dan menumbuhkan harapan. Melalui semangat “Growing Together”, gereja dan pemerintah diajak untuk tidak hanya berbicara tentang masa depan, tetapi mulai menyiapkan masa depan itu bersama—dengan pelayanan, kolaborasi dan kepedulian yang nyata bagi masyarakat Alor. (Protokol dan Komunikasi Setda Alor)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.