Bupati Alor Harap BULOG Jaga Mutu Beras dan Salurkan Tepat Waktu

oleh -1432 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kalabahi – Bupati Alor Iskandar Lakamau minta Badan Urusan Logistik (BULOG) menjaga kualitas beras dan tepat waktu menyalurkan cadangan beras Pemerintah untuk tahun anggaran 2025 kepada masyarakat penerima bantuan.

Launching penyaluran beras ini berlangsung di Kantor BULOG Kalabahi Ibukota Kabupaten Alor pada Jumat, (18/7/2025).

Bupati Iskandar Lakamau dalam sambutannya ketika membuka penyaluran beras bantuan pangan ini menuturkan, penyaluran beras bantuan pangan ini adalah bagian dari kebijakan strategis Nasional Pemerintah Pusat untuk mengatasi kerawanan pangan terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) seperti di Kabupaten Alor.

Penyaluran beras ini, jelasnya, untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga masyarakat pada pendapatan rendah, menurunkan angka kemiskinan ekstrem sesuai target Nasional tahun 2024 dan 2025. Selain itu juga, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan beras terutama ditengah tantangan ekonomi dan iklim global ini.

Oleh karena itu, lanjutnya, program ini dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat melalui cadangan pangan Pemerintah (CPP) yang dikelola oleh Badan Pangan Nasional dan Perum BULOG dengan pelaksanaan teknis didukung oleh Pemerintah Daerah.

Untuk Kabupaten Alor, demikian Bupati Lakamau, program pangan ini akan menjangkau lebih dari 26 ribu masyarakat keluarga penerima manfaat yang tersebar di 18 Kecamatan dan lebih dari 158 desa atau Kelurahan.

Dia lebih jauh mengatakan, penyaluran beras ini setiap keluarga akan menerima bantuan beras 10 kilogram berkualitas premium per bulan untuk dua bulan yakni bulan Juni dan bulan Juli. Bantuan ini lanjutnya diberikan tanpa dipungut biaya dan wajib disalurkan tepat sasaran dan tepat waktu.

“Terima kasih untuk bapak Ahmat Yohan Wakil Ketua Komisi IV DPR RI yang membidangi ketahan pangan yang telah memperjuangkan program pangan ini,” sebut Lakamau.

Untuk itu para camat, kepala desa dan Lurah, lanjutnya, harus memastikan pendistribusian ini dilakukan secara tertib dan akuntabel. Dan lakukan pendampingan terhadap masyarakat penerima agar proses penyaluran berjalan dengan baik tanpa ada hambatan dalam hal teknis.

Sementara untuk Kepala BULOG dan jajarannya, Lakamau mengharapkan agar menjaga mutu beras untuk disalurkan dan dikonsumsi oleh masyarakat penerima bantuan pangan.

“Kepada kepala BULOG dan jajarannya jaga mutu beras dan salurkan dan distribusikan bantuan secara tepat waktu, tepat sasaran termasuk ke wilayah terpencil yang sulit dijangkau,” pungkasnya.

Selanjutnya, untuk masyarakat penerima bantuan beras, Bupati Lakamau juga mengimbau agar menggunakan bantuan ini secara baik untuk kebutuhan pokok keluarga di tengah tantangan ekonomi dan iklim global.

“Jika terjadi kendala dalam penyaluran beras tidak sesuai dengan ketentuan yang ada, jangan ragu untuk melaporkan ke pihak pemerintah desa dalam bentuk laporan resmi,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala BULOG Kabupaten Alor, Deni A. Prasetiawan mengatakan BULOG telah menyiapkan 535 ton beras dengan nilai Rp8 miliar alokasi dua bulan yakni bulan Juni dan bulan Juli. Beras tersebut, sebutnya, merupakan bantuan pangan dari program Pemerintah untuk penyaluran alokasi bulan Juni dan Juli. Dan kegiatan penyaluran ini menurut Deni, Kabupaten Alor merupakan salah satu Kabupaten yang penyalurannya tercepat karena kerja sama BULOG dengan Dinas Pangan dan Dinas Sosial dan perdagangan.

Sementara Kabupaten lain menurut Deni masih sementara menunggu pelaksanaan di lapangan.

“Kita punya petugas sekitar 200 orang tersebar di desa-desa dan Kelurahan dapat membantu penyaluran bantuan dengan baik. Terima kasih teman-teman TKSK, pendamping PKH dalam waktu yang dekat kita akan membagikan bantuan beras pangan ke setiap Kelurahan dan desa,” sebut Deni.

Deni juga berharap agar, dalam penyaluran bantuan beras tersebut dibuat dokumen yang baik disertai dokumentasi sehingga bisa dipertanggung jawabkan saat ada pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Jadi teman-teman ketika menyalurkan bantuan dibuat dokumen yang baik disertai dokumentasi diserahkan ke BULOG untuk dilaporkan ke pusat sehingga ada pemeriksaan dari BPK bisa dipertanggung jawabkan,” pinta Deni.

Terkait dengan penampungan beras produksi petani, Deni mengatakan, kapasitas gudang BULOG bisa menampung 2.000 ton. Penyerapan beras BULOG, jelas Deni, baru menyerap beras dari hasil produksi petani Alor sebesar 10 ton. Hal ini menurut Deni sudah mencapai 100 persen lebih atau 120 persen. 5⁶Dan untuk serapan tentang jagung di Alor jelasnya baru mencapai 10 ton dari target 612 ton. Dan untuk propinsi targetnya 19 ribu ton.

“Muda-mudahan para petani kita dapat meningkatkan produksinya agar BULOG bisa menyerap lagi,” ungkap Deni.

Hadir pada penyaluran bantuan pangan tersebut, selain Bupati Alor, PLT Dinas Pangan yang juga Asisten lll Marthen Moubeka, Kepala Dinas Pertanian Rasyid Miran, Kepala Dinas Kebudayaan Shopia Benni Loro, Daeng Duru, Pejabat Kodim 1622 Alor, Pejabat dari Polres Alor, Anggota DPRD kabupaten Alor Khairudin Ahmad dan Gunawan Bala mewakili Ahmad Yohan Wakil Ketua Komisi lV DPR RI yang telah memperjuangkan program pangan ini, serta para penerima bantuan beras.
(NB/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.