RADARNTT, Kalabahi – Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog) kantor cabang Kalabahi Kabupaten Alor Deny Prasetiawan mengatakan stok beras di Bulog cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Deny menjelaskan, stok beras yang tersimpan di gudang kantor Bulog cabang Kalabahi kurang lebih 800 ton. Dan sementara ini sedang melakukan penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat untuk bulan Desember.
Selain beras, lanjutnya, Bulog juga akan menyalurkan minyak goreng sebanyak 117 ribu liter merupakan alokasi Oktober-November namun baru disalurkan di bulan Desember karena minyak goreng baru tiba.
Terkait stok beras, Deny memgatakan, akan ada penambahan lagi sebanyak 750 ton dari Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Stok di Bulog sampai akhir tahun dan awal tahun untuk mengantisipasi lonjakan harga beras, awal tahun kita minta tambah 750 ton,” sebut Deny, di ruang kerjanya, Jumat (12/12/2925).
Dan juga minyak goreng komersial sedangkan minyak goreng premium sebanyak 20 ribu liter, dan stok gula ada 60 ton. Dan untuk sementara pihak Bulog masih menyalurkan beras SPHP yang bersubsidi yang biasa dilakukan operasi pasar di sekitar 90 mitra Bulog setiap hari.
Menjelang Natal, lanjutnya, pihaknya melakukan operasi pasar murah di beberapa tempat, kerja sama dengan pihak gereja yang sedang berjalan yaitu dengan Klasis Alor Tengah Utara (ATU). Selain itu dalam rangka HUT Kabupaten Alor dan provinsi NTT, pada Sabtu, 20 Desember akan melaksanakan serangkaian pasar murah dilanjutkan pada hari Senin, Selasa dan Rabu.
“Kami sampaikan bahwa stok beras di Bulog cukup untuk natal dan tahun baru,” terang Deny.
Bulog juga melakukan kerja sama dengan dinas pangan, TNI/Polri yang sementara ini berjalan. Untuk kerja sama dengan Polres Alor seperti di Polsek Abad, Abal, ATU dan Altim. Sementara kerja sama dengan TNI itu beroperasi pasar murah di pulau Pantar.
“Khusus pasar murah beras SPHP dijual satu karung lima kilogram Rp60.000, minyak goreng satu liter Rp20.000, gula pasir satu kilogram Rp20.000. Bisa juga beli beras lebih dari satu karung yakni dua karung, gula satu dan minyak satu,” sebut Deny. (NB/RN)









