8 Calon Sekda Alor Ikut Seleksi Terbuka

oleh -1229 Dilihat
banner 468x60

.

RADARNTT, Kalabahi – Menjamin objektivitas dan transparansi, delapan orang Calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Alor mengikuti seleksi terbuka.

Seleksi Sekda berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi (Bappelitbang) Kabupaten Alor Senin, (26/1/2026).

Asisten Administrasi Umum Setda Alor Marthen Moubeka, dalam arahannya ketika mewakili Bupati dan Wakil Bupati Alor mengatakan, jabatan Sekda bukan hanya berfungsi sebagai koordinator administrasi akan tetapi menjadi motor penggerak birokrasi.

Selain itu, lanjut Maobeka, juga sebagai penghubung antara kepala daerah dan perangkat daerah. Oleh karena itu, pengisian jabatan Sekda harus dilakukan secara objektif dan transparan serta akuntabel melalui mekanisme terbuka.

“Pengisian jabatan Sekda ini harus dilakukan secara objektif, transparan dan akuntabel melalui seleksi terbuka,” ujar Moubeka.

Seleksi terbuka ini dimaksud, kata Moubeka, untuk memproses figur pimpinan yang memiliki kompeten di bidang menejerial, kompetensi teknis, kompetensi sosial kultur, integritas serta rekam jejak kinerja sehingga mampu menjawab tantangan.

Pelaksanaan seleksi terbuka ini juga merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Alor dalam menetapkan sistem merit aparatur sipil negara (ASN) sebagaimana yang diamanatkan peraturan.

“Oleh karena itu, sistem ini setiap ASN memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi secara sehat dalam Seleksi terbuka pimpinan tinggi pratama Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Alor ini,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Tim Asesment Center Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTT yang diwakili oleh Fransiskus Ocrovianus Waka (Frengky) pengawas tim penilaian seleksi Sekda Kabupaten Alor dalam sambutannya mengatakan, lembaga asesment center BKD Provinsi NTT merupakan salah satu dari dua lembaga bernilai kompetensi yang telah mendapat akreditasi A.

“Kami ini masuk lima yang terbaik di tingkat Nasional,” sebutnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, para peserta seleksi dalam mengikuti harus mempunyai satu keyakinan dan kepercayaan diri yang tinggi dan kuat karena tim akan melakukan penilaian secara objektif tanpa berpihak pada kepentingan seseorang.

“Sehingga menjadi motivasi bahwa kami adalah yang dipercayakan secara Nasional,” tegasnya.

Secara garis besar kami akan menyampaikan bahwa untuk seleksi terbuka ini secara regulasi telah disampaikan oleh ketua panitia. Dan untuk sementara ini lanjutnya kami akan menggunakan beberapa metode yang berkaitan dengan uji kompetensi sehingga apa yang dihasilkan terbaca dengan jelas,” jelasnya.

Hasil yang dicapai itu sesuai dengan apa yang dikerjakan.

Selanjutnya, Ketua Panitia Yurike dalam laporannya mengatakan, adapun tujuan dari kegiatan ini yakni menjaring ASN yang memiliki kompetensi manajerial, teknis, dan sosial kultur sesuai dengan jabatan yang diisi. Juga mewujudkan sistem merit dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintah yang profesional, bersih, dan berintegrasi di kabupaten Alor.

Selanjutnya seleksi terbuka ini melalui beberapa tahapan yang meliputi seleksi administrasi, tes kesehatan dan penulusuran rekam jejak.

“Penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultur dilakukan oleh tim asesment center BKD Propinsi NTT. Penilaian penulisan makalah dan presentase oleh panitia seleksi, wawancara akhir oleh panitia seleksi dan penetapan dan penyampaian hasil seleksi kepada bupati Alor,” jelas Yurike.

Kedelapan kandidat yang mengikuti seleksi Sekda diantaranya:

  1. Abdul Moharis Kapukong, SH, MH, pembina utama muda lV/c. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan perlindungan anak Kabupaten Alor.
  2. Muhammad Saleh Goro, S.Pi, M.Pi pembina TK.1 lV/b, Kepala bidang pengelolaan ruang laut dan perikanan budidaya Propinsi NTT.
  3. Yustus Barabas Dopong Abora, SP, pembina utama muda, lV/c Kepala Dinas Sosial Kabupaten Alor.
  4. Sabdi L.E. Makanlehi, SH, MH, pembina TK 1, lV/b, Camat Alor Tengah Utara ( ATU).
  5. Melkisedek Bely, S.Sos, M.Si, pembina utama muda, lV/c, Kepala Badan Perencanaan pembangunan riset dan inovasi Kabupaten Alor.
  6. Terince Marsalina Mabilehi, SH, pembina utama muda, lV/c, Sekretaris DPRD Kabupaten Alor.
  7. Obeth Bolang, S.Sos, MAP pembina utama muda lV/c, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Alor.
  8. Dominikus Nerius Salmau, ST, pembina utama muda, lV/c, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Alor.

Proses seleksi terbuka Sekda Alor berlangsung selama empat hari sejak 26–29 Januari 2026. (NB/ RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.