ATONIK dari Kebun Uskup Hingga Petani

oleh -870 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Produk zat pengatur tumbuh tanaman ATONIK 6.0L mulai merambah provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak tahun 2020 dari lahan demplot milik almarhum Uskup Angung Kupang Monsingur (Mgr) Petrus Turang di Noelbaki Kabupaten Kupang. Sejak saat itu, manfaat penggunaan ATONIK semakin dirasakan oleh petani di berbagai daerah di NTT hingga kini memasuki usia setengah abad di Indonesia.

Demikian tegas Direktur PT. OAT Mitoku Agrio, Suryadi Jaya, diamini Direktur PT. Mitoku Sukses Makmur, Agustinus Tamo Mbapa (Gustaf), di Hotel Harper Kupang Jumat (6/3/2026) dalam rangka merayakan 50 tahun ATONIK di Indonesia.

Untuk merayakan 50 tahun kehadirannya di Indonesia, bersamaan dengan 10 tahun kerja sama joint venture antara PT. OAT Mitoku Agrio dan PT. Mitoku Sukses Makmur.

Perayaan ini digelar di Hotel Harper Kupang dan dihadiri oleh mitra pertanian, distributor, serta pelaku usaha sektor pertanian di NTT.

Direktur PT. OAT Mitoku Agrio, Suryadi Jaya, dan Direktur PT. Mitoku Sukses Makmur, Agustinus Tamo Mbapa, hadir langsung dalam acara tersebut sebagai bentuk komitmen kedua perusahaan dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Indonesia, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Dalam kesempatan itu, Suryadi dan Gustaf menyampaikan bahwa ATONIK sudah hampir menjangkau seluruh wilayah NTT dan membantu meningkatkan produksi pertanian para petani di desa-desa.

“Kini, ATONIK telah digunakan oleh petani di hampir seluruh kabupaten dan kota di NTT, dengan tingkat penggunaan terbesar berada di wilayah Manggarai Raya,” ujar Suryadi.

Direktur PT. OAT Mitoku Agrio, Suryadi Jaya, menyampaikan bahwa perjalanan 50 tahun ATONIK di Indonesia tidak lepas dari kepercayaan petani.

“Selama lima dekade, ATONIK telah menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas pertanian Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan teknologi pertanian yang berkualitas dan bermanfaat bagi petani,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur PT. Mitoku Sukses Makmur, Agustinus Tamo Mbapa menegaskan bahwa kehadiran ATONIK di NTT merupakan bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian daerah.

“Kami bersyukur melihat perkembangan ATONIK di NTT sangat pesat. Dari satu demplot di tahun 2020, kini manfaatnya dirasakan oleh petani di hampir seluruh wilayah NTT, terutama di Manggarai Raya,” kata Gustaf.

Putra Kodi Sumba Barat Daya ini juga berkomitmen mendorong sektor pertanian sebagai leading sector untuk memajukan daerah dan kesejahteraan masyarakat NTT melalui aplikasi produk ATONIK di petani.

“Kita juga sudah mendorong Gubernur dan para Bupati/Walikota agar memaksimalkan sekitar 1,8 juta hektar lahan tidur di NTT dengan aplikasi produk ATONIK dalam meningkatkan produktivitas pertanian lahan kering,” tandas Gustaf.

Dalam kesempatan tersebut, pihak perusahaan juga mengingatkan para petani untuk mewaspadai dugaan peredaran ATONIK 6.0L palsu kemasan 500 ml di Kota Kupang yang ditemukan sejak Agustus 2025.

Perusahaan mengimbau petani untuk membeli produk hanya melalui distributor resmi. guna memastikan keaslian produk.

Melalui momentum 50 tahun ini, PT. OAT Mitoku Agrio bersama PT. Mitoku Sukses Makmur menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi teknologi pertanian serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani di Indonesia. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.