RADARNTT, Kupang – Ada 27 titik pompa Hidrolik Ram (Hidram) sudah terbangun di Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sampai dengan tahun 2021 untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan pertanian masyarakat.
Titik lokasi berada di Oelnasi, Baumata Timur, Oeltua, Baumata Utara, Baumata, Seko Oemofa, Dulu Sublele, Fatukanutu, Oefafi, Tanini, Oebola Dalam, Raknamo, Oesusu, Tolnako, Silu I Oelola, Silu III Tahiti, Lelogama, Ohaem, Fatumonas, Binafun, Retrain I, Retrain II, Teunbaun, Tesbatan I, Tesbatan II, Oenesu, Sumlili.
Pompa Hidram sebanyak itu dikerjakan atas inisiatif dan prakarsa seorang Simon Petrus Kamlasi ketika masih menjabat Kepala Staf Korem (Kasrem) 161/Wirasakti Kupang.
Sebagai putera asli Timor NTT, Simon Petrus Kamlasi merasa terenyuh melihat kampung halamannya yang masih tertinggal dalam hal pemenuhan kebutuhan air bersih dan air pertanian.
Kamlasi kembali ke kampung halamannya dengan satu misi mengakhiri kutukan kekeringan yang telah lama menghantui masyarakat. Sehingga meskipun dalam keterbatasan anggaran, bahkan sering merogoh kocek sendiri membeli alat dan bahan untuk merakit pompa hidram.
Kegigihannya merakit pompa hidram, Prajurit rendah hati dan berperawakan tenang itu berhasil meraih rekor MURI.
Ia tercatat pernah meraih rekor MURI atas pemasangan 1.345 pompa hidrolik di seluruh nusantara dan 15 titik di NTT pada tanggal 27 Januari 2015.
Masyarakat penerima manfaat sangat berterima kasih atas bantuan pompa hidram dari Simon Petrus Kamlasi sehingga bisa mendapat air untuk konsumsi dan pertanian.
“Kami warga desa Oesusu khususnya warga dusun empat dan lima Oesusu Dalam mengucapkan terima kasih kepada bapak Simon Petrus Kamlasi atas pembangunan pompa hidram sehingga kami bisa mendapatkan air untuk kebutuhan kami dan bercocok tanam,” ungkap sejumlah warga penerima manfaat.
Masyarakat juga menyatakan siap mendukung dan memenangkan Simon Petrus Kamlasi menjadi Gubernur NTT periode 2024-2029 pada pemilihan 27 November mendatang.
“Kami siap mendukung dan memenangkan bapak SPK (Simon Petrus Kamlasi) dalam pemilihan gubernur NTT,” tegas mereka beramai-ramai.
Politisi Partai NasDem, Anwar Pua Geno (APG) juga menyebut Simon Petrus Kamlasi sebagai “jenderal air” bisa menuntaskan persoalan air bersih dan irigasi pertanian di Provinsi NTT dalam lima tahun.
“Karena Simon Petrus Kamlasi sudah berpengalaman kerja nyata untuk masyarakat dengan membangun sekira 400 titik pompa hidram di seluruh wilayah NTT,” kata APG.
APG meyakini Simon Petrus Kamlasi memahami betul kondisi kesulitan air di provinsi NTT dan sudah memiliki solusi mengatasinya. Dan sudah dilakukan selama ini tinggal direplikasi ke program dalam skala yang lebih besar dan luas menjangkau semua dengan strategi intervensi kebijakan anggaran pemerintah.
Diketahui, Simon Petrus Kamlasi berpasangan dengan Adrianus Garu dalam pemilihan gubernur NTT tahun 2024 yang mengambil sandi SIAGA. Mereka diusung partai NasDem, PKB dan PKS.
Paket SIAGA sudah resmi mendaftar di KPU Provinsi NTT dan menunggu penetapan calon yang sesuai jadwal akan dilaksanakan pada 22 September 2024. (TIM/RN)







