Pemuda Progresif

oleh -172 Dilihat
banner 468x60

“Idealisme adalah kemewahan terakhir yang hanya dimiliki pemuda,” ujar Tan Malaka. Masalahnya, setiap zaman memiliki tantangannya tersendiri yang menuntut respons berbeda. Maka, idealisme pemuda pun harus diletakkan dalam konteks tantangan zamannya.

Tantangan idealisme hari ini adalah bagaimana mentransformasikan individu baik menjadi warga negara baik. Seperti kata Aristoteles, keidentikan antara manusia baik dan warga negara baik hanya bisa berlangsung dalam negara baik. Karena dalam negara buruk, manusia baik dan kreatif bisa saja menjadi warga negara buruk dan destruktif.

Negara yang baik memerlukan perpaduan antara warga negara baik dan institusi negara baik. Untuk yang pertama, tantangan generasi hari ini adalah memperjuangkan nation and character building Melalui civic education yang baik. Untuk yang kedua, tantangannya memperjuangkan visi restorasi dan transformasi institusi kenegaraan lewat pendalaman demokrasi dan perbaikan tata kelola negara.

Visi restorasi berisi konsepsi untuk memulihkan kembali kondisi bangsa agar bisa merasa lebih sehat, lebih kuat dan lebih bersemangat setelah mengalami kelemahan, kemurungan, dan keputusasaan, dengan cara menjangkarkan kembali pilihan-pilihan kebijakan dan pembangunan pada nilai-nilai luhur bangsa.

Visi transformasi berisi konsepsi untuk mengubah keadaan dengan jalan menawarkan hal-hal baru yang lebih baik, lebih sehat dan lebih kuat, dengan tetap mempertimbangkan koherensinya dengan basis nilai kebangsaan.

Semuanya itu memerlukan keterlibatan pemuda secara politik. Politik dalam arti ini bukanlah politik rasionalitas kepentingan individual yang harus dibayar oleh irasionalitas kehidupan kolektif. Politik dalam konsepsi kaum muda merupakan usaha resolusi atas problem kolektif dengan pemenuhan kebajikan kolektif.

Manakala elemen-elemen kemapanan menjadikan politik sebagai seni memerintah dengan menipu rakyat, pemuda kreatif hari ini perlu secara sadar menghadirkan suatu creative destruction dengan menawarkan ide-ide progresif disertai kemampuan mempertautkan minoritas kreatif yang berserak menjadi kolektivitas progresif generasi perubahan.

Oleh: Yudi Latif

(Aktivis dan Cendekiawan)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.