RADARNTT, SoE – Meningkatkan kesadaran tentang kerukunan antar umat beragama di wilayah kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) , Seksi Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten TTS melakukan dialog kerukunan intern dan moderasi umat Katolik di Aula Haumeni Kantor Kemenag setempat, Kamis, 20 Juni 2024.
Dalam arahan membuka kegiatan, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten TTS, Agus Nggiku, menandaskan bahwa moderasi beragama merupakan salah satu program strategis kementerian agama dalam menjaga dan merawat keutuhan NKRI sebagai negara yang majemuk, beragam suku, budaya, agama, ras dan aliran kepercayaan.
“Maka kita mestinya menghayati nilai-nilai yang tercantum dalam Pancasila dan UUD 1945 karena di sanalah kita akan memahami arti dari sebuah keberagaman sebagai sebuah anugerah Tuhan yang harus disyukuri, dihargai dan dijunjung tinggi,” tandasnya.
Agus juga mengatakan, dalam realita masih ditemukan banyak ketimpangan dalam pergaulan, komunikasi dan pola laku dalam masyarakat lintas agama dan budaya serta ada pandangan yang tidak moderat, melebih-lebihkan agama sendiri.
“Sikap yang akan menghantar kita kepada perpecahan sehingga hal ini mestinya menjadi perhatian serius bagi semua masyarakat agama agar tetap bersatu, hidup berdampingan dan harmonis,” jelasnya.
Agus juga menambahkan, kehadiran Kelompok kategorial dalam Gereja turut memberikan andil yang besar untuk menjadi corong pesan-pesan Injil bagi sesama sekaligus sebagai garda terdepan dalam menggemagaungkan moderasi beragama.
Sementara, Ketua panitia pelaksana kegiatan, Alexius mengatakan, pihaknya mensupor pernyataan kepala kantor bahwa di era milenial ini tantangan dalam hidup bersama semakin kompleks.
“Yang pada gilirannya akan menyeret kita kepada disintegrasi bangsa maka sikap moderat yang harus kita tunjukkan adalah seratus persen Katolik dan seratus persen Indonesia dengan menghidupkan kembali semangat gereja yakni Pro Patria et Ecclesia. Bahwasannya NKRI adalah harga mati,” ujarnya.
Acara pembukaan kegiatan dihadiri sekira 40 orang yang terdiri dari unsur pejabat kantor Kemenag kabupaten TTS, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), Legio Maria, Orang Muda Katolik (OMK) dan Tunggal Hati Seminari (THS)-Tunggal Hati Maria (THM).
Bertindak sebagai narasumber kegiatan Romo Blasius T. S. Udjan (Pastor Rekan Paroki Sta. Maria Mater Dolorosa SoE) mbahas topik “Moderasi Beragama”. Dan Romo Thimotius R. Segu Wake (Pastor Rekan Paroki Sta. Maria Mater Dolorosa SoE) membahas topik “Peran Kelompok Kategorial Gereja Dalam Menjaga Dan Merawat Kebinekaan. (AB/RN)







