Oleh: Paskalis Setiawan Mamput “Indonesia, tanah berseri, Tanah yang aku sayangi, Marilah kita berjanji, Indonesia abadi. S’lamatlah rakyatnya, S’lamatlah putranya, Pulaunya, lautnya,
Tag: Yogyakarta
Gereja dan Kultur Digital: Menampilkan Wajah Sukacita di Dunia Baru
Oleh: Paskalis Setiawan Mamput Kemajuan dunia dewasa ini berlangsung begitu cepat. Wajah perubahan tampak begitu kontras dalam peralihan dari satu dekade ke
Menagih Kemerdekaan Perempuan!
Oleh: Wilhelmus Tarsiani Alang Kemerdekaan Indonesia lahir dari sebuah cita-cita luhur: membebaskan manusia dari segala bentuk penjajahan dan membangun konsensus kehidupan bersama
Pendidikan Karakter: Dari Nilai Menuju Kepedulian
Oleh: Paskalis Setiawan Mamput Visi Indonesia Emas 2045 merupakan gema harapan bangsa yang terus digaungkan sebagai gambaran terciptanya Indonesia yang adil dan
Indonesia Raya untuk Semua!
Oleh: Wilhelmus Tarsiani Alang Delapan puluh satu tahun Sang Merah Putih tetap berdiri kokoh di atas tanah pertiwi. Rentang waktu tersebut menjadi
Mungkinkah Nanti Indonesia Menjadi Negara (L) emas?
Oleh: Yosef Gunawan Tidak lama lagi, kita akan merayakan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Peringatan ini merupakan momentum yang dinantikan oleh
Ketika Hukum Hanya Milik yang Kuat: Pengacara yang Memilih Pergi
Oleh: Florentinus Bora Pada tahun 1723 pemuda dari Napoli, Italia, kalah untuk pertama kalinya dalam sebuah kasus pengadilan. Ia bukan pengacara biasa.
Generasi yang Serba Terhubung, Tapi Kehilangan Arah
Oleh: Florentinus Bora Perkembangan dunia dewasa ini ditandai dengan kemajuan teknologi yang sangat pesat. Segala sesuatu dapat dilakukan dengan cepat dan mudah
Urgensitas Ruang Dialog Keluarga
Oleh: Yoseph Markianus Dusur Teknologi, di segala bidang dan pada setiap level, mulai dari teknologi zaman batu sampai teknologi zaman artificial intelligence
Hukum sebagai Cermin Peradaban yang Retak: Menakar Moralitas di Balik Tarif Kewarganegaraan
Oleh: Florentinus Bora Hukum tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia selalu merupakan hasil pergumulan panjang manusia dalam memahami dirinya sendiri, sesamanya,
“Children Helping Children” versi Pangeran Cilik
Oleh: Antonius Guntramus Plewang Berbagai perangkat terbarukan seperti gawai, laptop, dan lainnya kini menyusup ke semua kalangan, dari orang tua sampai anak-anak
- 1
- 2
- 3
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











