Jadi presiden itu secukupnya. Jadi warga negara itu selamanya. Kalimat itu saya comot dari Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Tambakberas, Jombang, bulan
Tag: PBNU
Memperjuangkan Sanad Keilmuan Hadratussyaikh K.H. Hasyim Asy’ari
Oleh: K.H. Ahmad Rafiuddin Ada tiga calon terkuat yang tampaknya layak menduduki Ketua Umum Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Ketiganya masih
Tiga Inklusif
Hampir pasti peluang Menteri Agama Prof Dr Nasaruddin Umar tertutup untuk bisa terpilih sebagai ketua umum tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Menakar Calon Ketua Umum PBNU
Oleh: Ahmad Rafiuddin Buku Pemersatu Umat Islam Indonesia (2023), karya K.H. Abdul Hakim Mahfudz (akrab disapa Gus Kikin), mengungkap secara lugas perihal
Ormas Keagamaan dan Konsesi Tambang
Indonesia kembali diguncang polemik kebijakan yang membuka akses pertambangan untuk organisasi kemasyarakatan atau Ormas Keagamaan. Presiden Joko Widodo telah mengizinkan Ormas Keagamaan
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.





