Saya menurunkan Ibu pelan-pelan setelah mobil saya parkir di garasi. Ia membawa seplastik kripik singkong, cumi asin, jengkol, dan yang paling merepotkan
Tag: Cerpen
Rencana Pernikahan
Tentara muda itu memandang dengan tatapan tajam dan muram. Seragam yang dikenakannya tampak lusuh dan pudar. Ia menenteng senapan Pindad SS1, sejenis senapan serbu
Percakapan di Alun-Alun Kota
“Sudah lama saya enggak pernah jalan-jalan lagi di sekitar alun-alun ini. Apalagi duduk-duduk di tamannya. Setelah pulang dari kantor, biasanya cepat-cepat saya
Bingo
Bingo, nama yang umum untuk seekor anjing. Orang-orang sering menggunakan nama itu untuk anjing. Tiap nama memiliki arti. Terkadang arti muncul dari
Lorensius
Matahari belum begitu tinggi ketika aku mematikan mesin motor bututku di pinggir kebun. Daun-daun jagung melambai pelan tersapu angin pagi. Embun dari
Boneka Tua
Tung!Terdengar suara benda antik dibuang di taman bermain. Taman tersebut penuh dengan alat bermain dan mainan yang tua. Sayang sekali benda antik
Jenderal yang Bertempur Melawan Dirinya
Pagi itu, Jenderal Sudarto sedang membaca koran pada rubrik luar negeri. Mukanya terlihat senyam-senyum sendiri, hingga sang pembantu merasa heran ketika menyodorkan
Seprianus
Bruk…. Dua buah mikrolet dalam kecepatan tinggi akhirnya saling cium. Mereka berebut penumpang, yaitu para murid yang baru pulang dari sekolah. Suara
Korban Terorisme di Tahun 1965
Enampuluh tahun lalu, saya dikenal sebagai dokter muda di masa pemerintahan Presiden Soekarno. Ketika saya ditugaskan mengotopsi beberapa jenderal yang tewas karena insiden
Pengunjung Museum Lubang Buaya
Pada malam tanggal 30 setiap bulannya, Pak Bambang pemimpin Museum Lubang Buaya, memanggil kepala Security, Pak Sapto agar menyerahkan buku tamu yang
Mensyukuri Anugerah Cinta
Entah kenapa, semalam suntuk saya enggak bisa tidur sama sekali. Ada perasaan aneh yang tak menentu di pikiran, di benak, di dalam
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
- …
- 15
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











