Renungan Katolik
Apapun yang dipercayakan kepada kita merupakan sebuah kesempatan untuk melayani orang lain dengan rendah hati dan tulus. Namun dalam kenyataannya kepercayaan ini sering dibelokkan oleh hasrat naluriah. Paus Fransiskus.
Hasrat naluriah ini menjebak kita kepada kerakusan dan ketamakan. Yang mencuri cinta kita kepada ALLAH, yang membuat cinta kita tidak teratur lagi, lupa akan yang baik, melupakan ALLAH. Cinta kepada ALLAH berubah cinta kepada barang-barang duniawi.
Hari ini, RABU. RABU PENGKHIANATAN. CINTA Didustai. CINTA dikhianati. Ketulusan dan kasih dijual dengan murah hanya karena tamak dan rakusnya seorang YUDAS ISKARIOT.
Lain di bibir, lain di hati. Bibir manis menyulam kata tentang arti kasih dan cinta, tapi hati bertabur ketamakan yang mencuri cinta dan kesetiaan. Mata memandang sang GURU, tetapi hati jauh dari SANG GURU.
Hati telah terpikat dan dipikat oleh beberapa keping perak dari para ahli Taurat. Yudas, yang hendak menyerahkan Yesus itu menyahut, “Bukan aku, ya Rabi?” Kata Yesus kepadanya, “Engkau telah mengatakannya.” Manis di bibir memutar kata, tapi hati sudah merancangkan kejahatan.
KISAH PENGKHIANTAN hari ini, juga bisa menjadi kisah hidup kita saat ini. Mata memandang kepada YESUS, tapi hati jauh dari KASIHNYA. Mengapa kita mudah jatuh dalam ‘pengkhianatan’ ketidaksetiaan kecil di dalam hidup kita? KARENA KITA BELUM MENGALAMI KASIH YESUS di dalam hidup kita.
Yudas setiap hari berada bersama YESUS, tapi keberadaannya tidak membuatnya mengalami kasih YESUS yang mengasihinya dengan tulus. Yudas mengikuti YESUS karena dia memiliki tujuan yang lain, ada udang di balik batu. Ada uang dibalik saku.
Kita juga, berkat sakramen Pembaptisan, telah menjadi pengikut YESUS. Tetapi, apakah kita sudah mengalami KASIH YESUS di dalam hidup kita yang membuat kita semakin jatuh cinta kepadaNYA, HATI semakin terpikat padaNYA?
RABU PENGKHIANATAN hari ini adalah RABU kita juga. RABU untuk melihat kembali hidup dan pilihan kita masing-masing. Bahwa seringkali kita juga mengkhianati YESUS dengan tidak setia pada pilihan hidup kita masing-masing, di dalam keluarga dan komunitas.
ADA yang dikhianati di sana, entah itu Janji Pernikahan, Janji Hidup Bakti, Janji Hidup Selibat. CUKUP YUDAS ISKARIOT yang mengkhianati YESUS, kita jangan menjadi YUDAS ISKARIOT zaman now.
TABE MOMANG
Dasar biblis Yes. 50:4-9a;Mzm. 69:8-10,21bcd-22,31,33-34;Mat. 26:14-25
Oleh: Reverendus Dominus [RD]. RIANO TAGUNG / Pastor Paroki Hati Maha Kudus Tuhan Yesus Pota









