Seorang wanita ahli sihir dari Rusia, Zhanna Kushnir telah mempelajari dan menekuni ilmu sihir sejak kecil hingga dewasa. Banyak konsumen yang datang dan meminta dibantu untuk menyantet orang-orang yang mereka musuhi, baik dalam persaingan politik, ekonomi, maupun kepentingan jabatan kekuasaan.
Dalam suatu wawancara intensif, dia mengaku akan menolak konsumen jika ia harus mengirim santet dan teluh untuk orang-orang Islam. Menurutnya, banyak kaum muslim yang konsisten pada agamanya, berzikir dan mengingat Tuhan Esa yang tak terjangkau dan tak menyerupai siapa pun.
Baginya, seorang muslim yang konsisten mengingat Tuhannya, jiwanya akan diselubungi hijab pelindung yang akan sulit ditembus oleh kekuatan sihir model apa pun.
Dalam pengalamannya sebagai ahli sihir, Zhanna Kushnir mengakui dirinya sanggup untuk menembus hijab para pengamal spiritual dari agama apa pun kecuali Islam. Orang Islam sering melakukan salat, baik dalam keadaan lapang maupun sempit. Sementara, agama Abrahamik lainnya seperti Kristen, akan mendatangi gereja dan berjumpa pendeta, hanya di saat mereka dirundung duka dan kesempitan hidup.
Bahkan seorang Rabbi Yahudi dari Amerika Serikat, Yitzchak Berkowitz mengakui sulitnya kaum Yahudi (Bani Israel) mengalahkan kekuatan spiritual umat Muhammad, karena mereka mewarisi kualitas keimanan yang tinggi, sejak dari Nabi Ismail selaku leluhur mereka.
Menurut Kushnir, zikir dan mengingat Allah secara konsisten, dapat melindungi umat Islam bagaikan “firewall” yang kuat dan kokoh. Ia terus-menerus memancarkan cahaya yang akan sulit ditembus oleh energi kegelapan.
Memang ada celah dalam pintu batin dan pikiran manusia yang mudah ditembus oleh kekuatan sihir. Tetapi, orang yang memiliki tingkat spiritualitas tinggi, memiliki benteng kokoh, yang jika dipaksakan justru akan mencelakakan si pelaku sihir itu sendiri.
Belum lagi ayat Al-Quran yang dijiwai oleh pembacanya, ia dapat menghasilkan “gangguan frekuensi” yang membuat ritual-ritual sihir dapat dikacaukan, meskipun dilakukan secara berjamaah.
Bagi Kushnir yang memang sudah pakar di bidangnya, kekuatan dukun macam apa pun dapat ia tembus, apalagi jika orang itu suka bergantung pada rokok maupun alkohol. Orang yang gemar mabuk-mabukan dapat ditembus semudah korek api yang menembus kantong plastik.
Tetapi umat Islam, yang rajin menjaga hubungan dengan Tuhannya, sungguh tidak ada jalan bagi kekuatan sihir sehebat apa pun, karena hijab-hijab pelindungnya telah dijaga oleh para malaikat yang mendapat perintah langsung dari Tuhan Yang Maha Agung. (*)
Oleh: Eeng Nurhaeni
(Pengasuh Ponpes Al-Bayan, Banten, aktif menulis puisi dan esai keislaman di berbagai media nasional seperti Radar NTT, Republika, Kompas, Media Indonesia, dan lain-lain)









