Sang Pemulung

oleh -212 Dilihat
banner 468x60

Sadar akan dirinya yang buta huruf, Hamid Solanki seorang pemulung asal India bersumpah untuk menyelamatkan masyarakat agar tidak mengalami nasib seperti dirinya.

Sejak tahun 1990-an ia berusaha mengumpulkan buku-buku yang masih layak baca, dan seringkali ia temukan di dalam tong sampah.

Hamid mengumpulkan beberapa rupee, untuk membeli buku bacaan anak-anak, kemudian disatukan dengan buku-buku yang telah ia himpun selama beberapa tahun.

Sampai kemudian, ia berhasil mengumpulkan sekitar 20.000 buku dari berbagai disiplin ilmu.

Ia pun menjadikan gubuk kediamannya sebagai perpustakaan gratis bagi anak-anak terlantar yang tidak mampu membeli buku sekolah.

Berkat dedikasi dan keikhlasannya, nama Hamid Solanki dikenal luas dan menjadi viral pada tahun 2018 lalu, hingga kemudian jejak perjuangannya mengilhami jutaan orang yang peka dan turut menyalakan obor kepedulian bagi masa depan pendidikan bangsa. (*)

Oleh: Ahmad Rafiuddin

(Pengasuh ponpes Tebuireng 09 (Nurul Falah) Aktif menulis puisi dan esai di Majalah Tebuireng, Radar NTT, Jawa Pos, Tribunnews.com, Solopos, Radar Jember, janang.idtangselpos.id, dan lain-lain)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.