Jika yang dicari adalah kemenangan tanpa adanya keberkahan dan ridho Allah, seberapa lama seorang pejabat tinggi menduduki tampuk kekuasaan, sepuluh, duapuluh atau tigapuluh dua tahun?
Semua itu hanya sekejap mata saja.
Semua itu ada batas waktunya, seiring usia lanjut manusia yang tak mungkin dihindari dan dielakkan.
Namun demikian, seorang penguasa dapat saja membohongi beberapa orang untuk beberapa saat, tetapi ia tak mungkin bisa membohongi semua orang untuk selama-lamanya.
Sebab, sang waktu akan membuktikan kebenarannya, dan catatan sejarah pasti akan mengabadikan kebohongan maupun kejujurannya. []
Oleh: Ahmad Rafiuddin







