Sekitar 119 penumpang tewas ketika pesawat komersil menabrak tebing Gunung Salak di daerah Jawa Barat.
Mereka yang mengalami luka berat juga tak tertolong setelah dilarikan ke rumah sakit.
Hanya ada seorang bayi yang diselamatkan Tuhan, hingga kemudian neneknya memberinya nama Amin Jamal saat mendaftarkannya di sekolah olahraga menengah.
Tak ada seorang pun menduga bahwa Amin Jamal, kelak menjadi legenda yang membawa nama harum bangsa, ketika tim sepekbola Indonesia memenangkan piala dunia sekitar 19 tahun yang akan datang, tepat satu abad setelah Indonesia merdeka. ***
Oleh: Ahmad Rafiuddin
(Pengasuh Pesantren Tebuireng 09, Banten, penulis buku Marwah Pesantren, juga penulis esai dan puisi di berbagai media nasional luring dan daring)







