Miskin Bukanlah Aib

oleh -45 Dilihat
banner 468x60

Kemiskinan bukanlah aib dan kekhilafan, sebagaimana kekayaan dan kemegahan, belum tentu mendatangkan ketenangan dan kebahagiaan.

Namun, sering kita mendengar penceramah dan mubalig di Indonesia yang gemar menertawakan dan melecehkan orang-orang yang hidup dalam kemiskinan.

Padahal, sangat mudah bagi Allah untuk membuat orang hidup menderita tanpa harus mengambil dan mengurangi kekayaannya. Juga tak jarang kita temukan orang yang hidupnya lebih tenang dan bahagia bersama keluarga, padahal sama sekali tidak bertambah kekayaan, kedudukan maupun popularitasnya.

Maka, berhati-hatilah dengan ego dan kesombongan, yang berpangkal pada sifat iri, hasad dan dengki. Sebab, di posisi mana pun Anda berada, baik dalam kesuksesan maupun kegagalan, sampai kapan pun Anda takkan menemukan hidup bahagia dengan modal kesombongan. []

*Dikutip secara bebas dari buku “Lepas dari Lapas Hidup” (Republika Penerbit, 2017).

Oleh: K.H. Adrian Mafatihullah Kariem

(Pengasuh Ponpes Daar el-Qolam, Gintung, Tangerang, juga penulis buku Dan Bidadari Surga pun Cemburu)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.