Menjadi Firaun

oleh -114 Dilihat
banner 468x60

Sangat mudah bagiku untuk meringkus pengkhianat yang dulu kami sokong dan biayai segala kebutuhan dan perangkat teknologi agar beramai-ramai mendukungku.

Jika aku mau, mudah saja bagiku untuk menjadi Firaun yang dapat menentukan nasib dan takdir baik dan buruk mereka semua.

Meskipun akhir-akhir ini, aku harus menyadari usiaku yang sudah uzur dan kesehatanku yang semakin memburuk.

Oh, Tuhan… mengapa Kau ciptakan manusia begitu lemah dan rapuh… serapuh kertas ijazah dan piagam yang termakan rayap.

Bahkan, dusta dan kebohongan sekuat apa pun dijaga dan disimpan dengan rapi, ternyata memiliki kerapuhan yang mudah termakan oleh ruang dan waktu….

Maafkan aku, wahai rakyatku yang tercinta…. ***

Oleh: Indah Noviariesta

(Penggiat organisasi Gerakan Membangun Nurani Bangsa (Gema Nusa), penulis esai dan prosa di berbagai media lokal dan nasional, seperti Republika, Suara Merdeka, Kaltim Pos, Bangka Pos, Tangsel Pos, inilampung.com, litera.co.id, ruangsastra.com dan lain-lain)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.