RADARNTT, Kupang – Hasil hitung cepat (quick count) pemilihan gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dirilis lembaga Charta Politika Indonesia dengan jumlah data masuk 100 persen pada pukul 22:00 WITA menempatkan pasangan calon nomor urut 02 Emanuel Melkiades Laka Lena-Johanis Asadoma (Melki-Johni) unggul 37,58 persen disusul nomor urut 01 Yohanis Fransiskus Lema-Jane Natalia Suryanto (Ansy-Jane) 31,47 persen dan nomor urut 03 Simon Petrus Kamlasi-Andrianus Garu (SIAGA) 30,95 persen.
Secara metodologis terdapat perbedaan mendasar antara quick count dengan real count. Dimana quick count menggunakan sampel hasil perhitungan di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS), sedangkan real count menggunakan data riil hasil perhitungan di semua TPS. Jumlah TPS Pilkada NTT ada 9.887 yang tersebar di 22 kabupaten/kota.
Ketua Bappilu DPW Partai NasDem Provinsi NTT menghormati kerja lembaga yang melakukan quick count sebagai hasil ilmiah dan tetap menggunakan hasil real count yang dilakukan KPU.
“Kita menghormati quick count sebagai hasil ilmiah dengan metodologis tertentu,* ujar Alex Ofong.
Tapi, lanjutnya, karena perkembangan real count yang berbasiskan data C Hasil/Plano setiap TPS yang masuk, difoto langsung oleh Saksi kita dan dikirim ke Data Center Koalisi, menunjukkan hasil berbeda, dengan kemenangan siginfikan.
“Makanya kami harus rilis untuk memberikan informasi yang berimbang. Rilis kami juga bertujuan untuk masyarakat bahwa sesungguhnya hasil yang dapat dipercaya sesungguhnya adalah hasil rekapitulasi berjenjang oleh KPU,” tandas Alex Ofong.
Terkait ini, kata dia, Lembaga yang menyelenggarakan quick count pun mengetahuinya. KPU pun tidak menggunakan quick count sebagai rujukan. KPU tetap pada konsistensinya bahwa Hasil yang diakui adalah Hasil Rekapitulasi secara berjenjang mulai dari Kecamatan, Kabupaten/Kota dan Provinsi.
“Karena itu, kami menginstruksikan kepada para Saksi serta Kordinator desa dan kecamatan untuk mengamankan C Hasil salinan untuk dijadikan basis dalam rekapitulasi kecamatan,” tegasnya.
“Kami tetap konsisten mengawal suara rakyat yang sudah diberikan dalam billik suara di TPS-TPS sebagai bentuk pertanggungjawaban kami kepada Rakyat,” lanjut Alex Ofong.
“Kami baru mengakui kemenangan saat penetapan di KPU Provinsi NTT,” pungkasnya.
Berdasarkan data real count yang masuk di Pusat Data Paket SIAGA, pasangan yang diusung Partai NasDem, PKB dan PKS ini unggul 41,40 persen suara, disusul pasangan Melki-Johni 32,4 persen dan pasangan Ansy-Jane 26,18 persen.
Ketua Tim Pemenangan Paket SIAGA Kristo Blasin dalam konferensi pers di Sekretariat Koalisi, menjelaskan data tersebut adalah berdasarkan formumulir C hasil salinan dari para saksi Paket SIAGA yang ditempatkan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Data yang masuk sudah 65 persen. Dengan data ini, saya berani mengatakan Paket SIAGA sudah memenangkan pertarungan,” tegas Kristo Blasin, Rabu petang (27/11/2024).
Kristo Blasin meminta kepada seluruh tim pemenangan, relawan dan para pendukung untuk tetap mengawal perhitungan sampai selesai, yang diyakininya akan terus bertambah dari daratan Timor, Sumba, Manggarai Raya, serta seluruh wilayah di Flores, Lembata dan Alor.
“Saya minta semuanya untuk kawal secara baik,” pintanya. (TiM/RN)







