APG: SIAGA Tuntaskan Air Bersih dan Air Irigasi di NTT

oleh -2536 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Simon Petrus Kamlasi dan Adrianus Garu (SIAGA) mampu menuntaskan air bersih dan air irigasi pertanian yang masih menjadi masalah utama masyarakat.

Demikian tegas Mantan Ketua DPRD Provinsi NTT periode 2014-2019 yang menjadi Wakil Ketua Tim Koalisi Pemenangan Paket SIAGA tingkat Provinsi NTT, Anwar Pua Geno (APG), Rabu (11/9/2024) di Kupang.

Menurut APG, sebagai “jenderal air” Simon Petrus Kamlasi sudah memberi sumbangsih nyata menyediakan sarana air bersih dengan membangun 400 titik pompa hidram di seluruh wilayah NTT.

“Kita ketahui bahwa provinsi NTT punya persoalan utama kekeringan dan masyarakat kesulitan mendapat air bersih,” kata APG.

APG mengatakan, menuntaskan persoalan air bersih dan irigasi pertanian dengan memanfaatkan tujuh bedungan yang sudah dibangun Presiden Jokowi di NTT untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan air irigasi pertanian bagi masyarakat di sekitar bendungan.

“Memanfaatkan tujuh bendungan seperti di Timor ada Rotiklok di Belu, Temef di TTS, Raknamo, Manikin dan Tilong di Kabupaten Kupang. Di Flores ada bendungan Lambo di Nagekeo dan Napun Gete di Sikka,” sebut APG.

APG menegaskan, air bersih dan air irigasi pertanian sebagai program prioritas yang segera dituntaskan dalam lima tahun mendatang.

“Pengelolaan air permukaan menjadi kewenangan provinsi maka bisa dikelola melalui badan usaha milik pemerintah provinsi dengan pola kerja sama dengan daerah sesuai regulasi yang berlaku,” sebutnya.

Untuk itu, kata dia, membangun sarana penyediaan air minum (SPAM) dan jaringan irigasi utama, sekunder dan tersier.

Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan merupakan sektor yang paling dominan dengan proporsi mencapai 30,22 persen dari total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi NTT.

Air irigasi pertanian menjadi fokus perhatian Paket SIAGA karena pertanian sebagai penyumbang terbesar bagi PDRB provinsi sebagai sektor yang terbanyak digeluti masyarakat NTT.

Sementara untuk daerah yang jauh dari sumber air baku bendungan atau tidak ada bendungan memanfaatkan potensi sungai dan air tanah menggunakan pompa hidram dan sumur bor. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.