RADARNTT, Kalabahi – Universitas Tribuana (Untrib) Kalabahi sebagai Perguruan Tinggi Swasta terkemuka di Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Untrib dalam berbagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar mahasiswa mahasiswi selalu mendapat pelayanan terbaik.
Demikian disampaikan Rektor Untrib Kalabahi Elia Maruli SE, MM kepada media ini di ruang kerjanya Selasa, (7/4/2026).
Maruli menjelaskan, Kampus ini sudah ada sekitar 20 tahun yang lalu. Dan merupakan aset Gereja dan Daerah sehingga kehadiran Untrib ini telah berkontribusi dimana banyak anak anak telah dididik menjadi cerdas dan dengan ilmu yang dimiliki dapat digunakan untuk membangun daerah ini menjadi baik.
Kampus Untrib ini, lanjutnya, telah membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Alor dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas bagi Negara dan Daerah ini yakni daerah maritin, daerah kepulauan dan daerah perbatasan.
Untuk Aspek SDM jelasnya, Untrib telah memiliki 79 dosen Magister dan kurang lebih ada 39 dosen yang sudah sertifikasi. Selain itu, lanjutnya, ada 60 dosen sudah mendapat jabatan fungsional.
Menurut Rektor Maruli, jabatan fungsional tersebut ada tiga bagian masing masing Lektor, Lektor Kepala dan Asisten. Selanjutnya soal kompetensi yang dimiliki dosen, kata Maruli, semuanya baik karena tidak jauh beda dengan yang ada di Kupang.
Oleh karena itu, Untrib terus meningkatkan kualitas pelayanan untuk pelayanan kepada mahasiswa mahasiswi yang lebih baik.
“Hari ini kami punya 5 doktor. Dan tahun depan ada 4 doktor akan selesai dan pulang. Kami rencana buka prodi pasca sarjana,” sebut mantan Warek ll ini.
Selanjutnya, dari sisi biaya juga dapat dijangkau oleh semua jika dibandingkan dari luar. Pembayaran biaya semester untuk memudahkan ada sistim cicilan uang semester.
“Ada kemudahan kemudahan bahkan dalam proses pembelajaran uang semester pun dicicilkan,” ungkap Maruli.
Sementara untuk penerimaan mahasiswa mahasiswi baru tahun ajaran 2025-2026 sudah dimulai sejak bulan Pebruari hingga April untuk gelombang pertama. Untuk gelombang kedua akan dimulai pada bulan Juni dan gelombang ketiga akan dimulai pada bulan September 2026. (NB/RN)







