RADARNTT, SoE – Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Manekat Niki-Niki, kecamatan Amanuban Tengah, kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), mendapat kunjungan dari Program Studi Pendidikan Luar Biasa (PLB) Universitas San Pedro (Unisap) Kupang dan Yayasan Gelora Dwi Nirmala Nusantara.
Kunjungan penuh kasih untuk mewujudkan pengembangan potensi anak berkebutuhan khusus itu berlangsung Selasa, (13/8/2024).
Kepala SLBN Manekat Niki-Niki, Obednego Naatonis, kepada media ini, Rabu, (14/8/2024) mengatakan terima kasih atas kunjungan Universitas San Pedro dan Yayasan Glora Dwi Nirmala Nusantara.
“Kami keluarga besar SLB Negeri Niki-niki, menyampaikan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh Universitas San Pedro dan Yayasan Glora Dwi Nirmala Nusantara karena melalui kunjungan seperti ini kami merasa diperhahatikan dan ada yang memiliki kepedulian dengan anak-anak yang berkebutuhan khusus dan diharapkan agar hal semacam ini terus berlanjut demi peningkatan kualitas pendidikan di SLB Negeri Manekat Niki-Niki,” tuturnya.
Sementara, Kepala Program Studi PLB, Unisap Kupang, Ot Bil Wilson Selan, S.Psi.,M.Si didampingi Dosen PLB, Drs. Vinsensius Wangge,M.Pd., menyampaikan, pihaknya melakukan pelepasan 10 Mahasiswa untuk melaksanakan Praktek Pengenalan Lapangan (PPL) di SLBN Manekat Niki-Niki.
“PPL yang dimulai pada bulan Agustus sampai bulan Desember 2024 sekaligus belajar dan berbagi kepada SLB Negeri Manekat Niki-Niki,” ujarnya.
Ia juga berharap agar para mahasiswa dapat belajar dari guru-guru SLBN Manekat Niki-Niki yang sudah memiliki pengalaman yang lebih dalam mengatasi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) dan berbagi ilmu.
“Para mahasiswanya belajar dari guru yang sudah berpengalaman dan dapat membagikan ilmu yang sudah diperoleh di kampus dan dapat berdampak positif terhadap sekolah, masyarakat, lingkungan sekitar dan terutama para siswa-siswi SLBN Manekat,” harapnya.
Sedangkan, pihak Yayasan Glora Dwi Nirmala Nusantara yang bekerja sama dengan Unisap Kupang khususnya program studi pendidikan luar biasa melakukan sosialisasi terkait Asesmen awal anak berkebutuhan khusus.
Dalam pemaparan materinya, ibu Modes, mengatakan bahwa Asesmen awal ini sangat penting dalam proses pembelajaran anak berkebutuhan khusus.
“Karena dari asesmen ini kita dapat mengetahui jenis ketunaan apa yang ada pada anak tersebut. Di samping dapat mengetahui jenis ketunaan, kita juga dapat mengetahui proses pembelajaran apa yang cocok atau sesuai dengan anak berkebutuhan khusus serta dapat mengembangkan potensi yang ada dalam diri anak berkebutuhan khusus tersebut,” tandasnya.
Setelah melakukan sosialisasi, Yayasan Gloria Dwi Nirmala Nusantara yang bekerja sama dengan Unisap Kupang ini melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi sekira 41 warga SLBN Manekat Niki-Niki yang disambut dengan sangat antusias. (AB/RN)









