“Tak kenal maka tak sayang, namun belum kenal sudah sayang jika kenal maka lebih sayang”. Mari mengenal lebih dekat sosok politisi muda berkarakter Lukas Reiner Atabuy yang akrab disapa Rey Atabuy.
Rey Atabuy dilahirkan di kampung bibir pantai desa Wolwal, kecamatan Alor Barat Daya kabupaten Alor pada 45 tahun silam. Tepatnya hari Jumat, 12 Juli 1979.
Rey Atabuy kecil mengenyam pendidikan dasar di kota Kalabahi, dia menamatkan pendidikan dasar di SD Inpres Bungawaru tahun 1992, kemudian melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 2 Waikabubak Sumba Barat lulus tahun 1995. Dan masuk SMK Negeri 1 Loli Sumba Barat lulus tahun 1998.
Rey Atabuy melanjutkan pendidikan ke dua perguruan tinggi yaitu Politeknik Pertanian Negeri Kupang tamat tahun 2001 dan mengambil sarjana hukum di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum lulus tahun 2015.
Rey Atabuy menikah dengan Apolorinda M. Kaisan gadis asal Pantar Timur dan dikaruniai empat orang anak.
Rey Atabuy aktif di organisasi Gereja dan Kepemudaan. Menjabat Ketua Komisi Pendataan, Dokumantasi dan Informatika Pelayanan Jemaat Ichtus Puildon periode 2005 – 2010 dan 2010 – 2015. Ketua Komisi Pemuda Jemaat Ichtus Puildon Tahun 2011 – 2014. Sebagai Ketua Pemuda Jemaat Ichtus Puildon Tahun 2008 – 2014.
Rey Atabuy juga menjabat Ketua Bidang Kewirausahaan dan Membangun Kemitraan pada Ormas Pusat Komunikasi Pemuda Nusa Kenari (PKPNK) Kabupaten Alor 2006 sampak sekarang.
Sebagai Sekretaris Komisi Administrasi dan Kesekretaririatan DPD KNPI Kabupaten Alor Periode 2011 – 2014. Ketua Panitia Hari Raya Gerejawi Paskah tahun 2011. Anggota Pokja Ruang Belajar Masyarakat pada PNPM-MP Bidang Pelatihan dan Penyusunan Kurikulum tahun 2011 – 2014.
Rey Atabuy penah menjabat Sekretaris Paguyuban Ikatan Keluarga Besar Wolwal (IKBW) di Kalabahi, Periode 2010 – 2014. Menjadi Pelatih pada Pelatihan Peningkatan Kapasitas Badan Pengurus dan Anggota Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sejak tahun 2002 sampai sekarang.
Rey Atabuy juga sebagai Fasilitator Musyawarah Rencana Pembangunan Integrasi Perspektif Anak sejak tahun 2010 sampai sekarang.
Rey Atabuy muda berkecimpung dalam dunia Lembaga Swadaya Masyarakat, sebagai Fasilitator Pengembangan Masyarakat di Yayasan Wahana Visi Indonesia – Alor Area Development Project (WVI-ADP) sejak tahun 2001 sampai 2013.
Bermodalkan segudang pengalaman sosial kemasyarakatan, Rey Atabuy terpilih menjadi Anggota DPRD Kabupaten Alor Periode 2014 – 2019 dan dipercayakan kembali kedua kali untuk periode 2019 – 2024. Dia dipercaya sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Alor Periode 2014 – 2019.
Rey Atabuy juga memangku jabatan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Alor membidangi Pemerintahan, Hukum dan Hak Asasi Manusia, tahun 2014 – 2017. Kemudian, dipercayakan sebagai Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Alor membidangi Keuangan, Ekonomi dan kemakmuran rakyat tahun 2019 – 2022.
Rey Atabuy dipercayakan menjadi Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Alor pada tahun 2022 menggantikan seniornya Denny Lalitan.
Rey Atabuy kembali terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Alor untuk ketiga kalinya pada Pemilu tahun 2024, dan kini rela melepaskan posisi di DPRD dan maju sebagai bakal calon wakil bupati Alor mendampingi Imanuel Ekadianus Blegur.
Banyak pihak menilai ini sebuah langkah berani untuk keluar dari zona nyaman di DPRD Kabupaten Alor, tapi bagi Rey Atabuy ini sebuah pertaruhan demi kebaikan kampung halaman dan daerah tercinta yang masih banyak ketertinggalan di berbagai bidang kehidupan. “Hidup yang tidak dipertaruhkan tidak pantas untuk dijalani”.
(Tim Redaksi)



