Mahasiswa STIPAS Keuskupan Agung Kupang “Live In” Pastoral Bersama Umat Paroki Santa Teresia Calcutta Hanemasin

oleh -1804 Dilihat
banner 468x60

RADRNTT, Betun – Wujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi Mahasiswa/i Semeter VI Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Keuskupan Agung Kupang melaksanakan Live In Pastoral bersama umat di Paroki Santa Teresia Calcutta Hanemasin-Kabupaten Malaka mulai dari tanggal 1-7 April 2025.

Mahasiswa/i menjalankan berbagai kegiatan yakni, Katekese bersama Orang Tua, OMK, Sosialisasi Kampus, Doa Bersama, Sekami, Malam Hiburan, Pembersihan Lingkungan Gereja dan Pemerintah, Pertandingan persahabatan Bola Voly dan Bola Kaki dan menanggung koor.

Pastor Paroki Santa Theresia Calcutta Hanemasin, RD. Kornelis Bau Subani menyampaikan selamat datang dan terima kasih karena telah memilih Paroki itu sebagai tempat kegiatan Live In.

“Dengan kehadiran umat malam ini menunjukan bahwa kami sangat menerima dan mendukung penuh segala kegiatan yang akan dilaksanakan di tempat ini,” ungkapnya.

Romo Kornelis juga menyebutkan data umat tersebar di 14 lingkungan dan 70 Kelompok Umat Basis (KUB) dengan jumlah umat 5.000 jiwa.

“Kami berterima kasih karena berkenan hadir di tengah umat, Dengan kehadirian kalian membawah sesuatu yang berbeda untuk umat Hanimasin,” ujarnya.

Kalian seperti lilin kecil yang dapat memberi penerangan melalui aksi-aksi nyata. Semoga bisa membawah hal baru dan baik bagi keluar Kristen khususnya umat Hanemasin.

“Banyak hal yang boleh kami belajar dan menambah pengalaman baru,” harapnya.

Percayalah dengan berkarya melalui seruan tentang pertobatan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh gereja tentang pertobatan ekologis.

Wakil Ketua III STIPAS Keuskupan Agung Kupang, RD. Aloysius E. Monteiro dalam kesempatan yang sama menyampaikan terima kasih kepada Pastor Paroki dan Umat yang sudah berkenan menerima STIPAS.

“Terima kasih karena telah menerima kami untuk belajar dan mengalami pengalaman pastoral di tempat ini, kami rasakan melalui dari penjemputan awal sehingga berakhir kegiatan kita,” ucapnya.

Lanjut RD. Aloysius Monteiro yang juga Pembina Seminari Tinggi Santu Mikhael Penfui, menegaskan bahwa Paroki Santa Teresia Calcutta Hanemasin merupakan Paroki pertama di luar Keuskupan Agung Kupang yang menjalankan Live In Pastoral ini.

“Berdasarkan jumlah per daerah Mahasiswa/i terbayak berasal dari Kabupaten Malaka, tentu ini menjadi tanggung jawab kami untuk terus menjaga dan membesarkan kepercayaan bapak dan mama melalui kegiatan-kegiatan nyata di tengah umat,” tandasnya.

Live In Pastoral juga menjadi kesempatan berharga bagi Mahasiswa/i untuk berlatih dan mendalami dengan keterampilan dan kemampuan mereka bersama umat, karya-karya Pastoral dan animasi-animator pastoral.

“Terima kasih untuk kebersamaan selama satu minggu, semoga melalui kehadiran kami, ada putra putri terbaik Gereja Hanimasin yang boleh mendaftarkan diri di STIPAS Keuskupan Agung Kupang,” harapnya.

Untuk diketahui, mahasiswa/i yang melaksanakan Live In Pastoral berjumlah 137 orang dan 5 orang Pendamping. Kegiatan live in melibatkan semua umat dan Pemerintah setempat. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.