Asah Kreativitas dan Logika Melalui Koding dan KA, UPTD SDI Naimata Gelar Workshop

oleh -1381 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Di era digital yang terus berkembang, kemampuan berfikir kritis, kreatif, dan kemampuan menguasai teknologi menjadi hal yang sangat penting, terutama bagi generasi muda dan pendidik. Untuk menumbuhkan minat dan kemampuan tersebut, UPTD SD Inpres Naimata menyelenggarakan workshop dengan tema “Asah, Kreativitas, dan Logika, Melalui Coding dan Kecerdasan Artifisial (KA)” berlangsung Selasa, (9/12/2025).

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Ambo, M.Si membuka kegiatan workshop. Dalam sambutannya mengajak semua unsur guru dan pegawai untuk saling bersinergi dalam membangun dan mengembangkan berbagai potensi dan program yang meningkatkan profesional guru dan menciptakan generasi yang mampu bersaing di masa depan melalui teknologi.

“Semua kita unsur guru dan pegawai harus saling bersinergi membangun potensi dan profesionalisme memlnciptakan generasi masa depan yang mampu bersaing dengan memanfaatkan teknologi,” ujarnya.

Ambo menambahkan, perkembangan teknologi saat ini mengalahkan pola lama yang serba manual, digitalisasi telah merambah keseluruh ruang tampa sekat dan menjadi kebutuhan prioritas pada berbagai bidang kehidupan. Ditambahkannya koding dan artifisial merupakan program prioritas dari Kemendikbudridtek, sehingga sekolah harus bersedia mengimplementasikan program tersebut.

“Kita berharap agar guru mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan mencermati semua pengetahuan yang dipaparkan oleh nara sumber, sehingga bisa memberikan dampak posetif kepada murid,” tandasnya.

Menjaga kekompakan dalam komunitas UPTD SD Inpres Naimata, kata Ambo, salah satu sekolah yang memiliki perubahan yang cukup banyak, baik dari lingkungan bersih dan hijauh, kemampuan tenaga kependidikan yang memadai, serta murid yang berprestasi di berbagai bidang prestasi.

Sementara Kepala UPTD SD Inpres Naimata, Theresia Peni Leuwayang, S.Pd meminta agar kegiatan koding ini jangan hanya habis pada workshop saja, akan tetapi harus ditularkan kepada murid sebagai sasaran implementasi kegiatan hari ini, untuk itu dirinya berharap agar mengikuti kegiatan ini dengan baik dan serius.

Leuwayang, mengaku kalau pihaknya berapa pekan lalu salah satu guru telah mengikuti diklat koding yang diselenggarakan oleh dinas pendidikan kota Kupang bekerjasama dengan Koding Nex Kota Kupang.

“Kita ingin semua guru memiliki kemampuan sama tentang koding dan didukung oleh dana bantuan oprasional Kinerja Tahun 2025 sehingga kegiatan hari ini terlaksana dengan baik,” ucap Leuwayang.

Leuwayang menyampaikan terima kasih kepada dua nara sumber Wely Novita Adelaide Hayer, SS,.B.Ed.M.Pd dan Rona Alfaherty Bekak Lianrey Mooy, S.Kom dari lembaga kursus Koding Nex Indonesia Cabang Kupang yang telah sediakan waktu untuk menghadiri undangan dan menjadi pemateri pada kegiatan workshop hari ini.

Pada tempat yang sama, Ketua Panitia Kegiatan Workshop, Olesamp Nara, menambahkan, kegiatan ini ditujukan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan praktis tentang bagaimana coding dapat digunakan sebagai alat untuk mengasah logika berpikir, melampaui batasan kreativitas, serta memahami dasar-dasar Kecerdasan Buatan (AI) yang kini mulai merambah berbagai bidang kehidupan, hal ini disampaikan Olesamp Nara saat membaca laporan panitia.

Ia menambahkan, workshop ini juga bertujuan untuk menjembatani jarak antara teori dan praktik, sehingga bapak Ibu guru dan peserta dapat menerapkan pengetahuan yang didapatkan di lingkungan pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari.

Kegiatan dilaksanakan selama dua hari itu, melibatkan seluruh guru dan pegawai dengan menampilkan pemahaman dasar tentang hubungan antara koding dengan kreativitas, logika berpikir, dan Kecerdasan Buatan.

Memberikan wawasan tentang penerapan AI sederhana melalui koding yang dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran. Menumbuhkan komunitas antar bapak dan ibu guru serta peserta yang tertarik dengan teknologi dan inovasi pembelajaran.

“Memberikan panduan praktis tentang alat dan sumber daya coding yang mudah diakses untuk digunakan di sekolah maupun dirumah,” ucapnya.

Untuk diketahui, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kupang Drs. Ambo, M.Si selain membuka kegiatan worshop juga tinjau lokasi pembangunan gedung ruang kelas baru, ruang administrasi dan Toilet siswa yang bersumber dari bantuan pemerintah pusat dan daerah. (Tim/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.