8 Bulan Terima MBG, Kepala SDI Kotauneng Maumere: Anak-Anak jadi Rajin Sekolah

oleh -2063 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Maumere – Sejak menerima asupan makanan bergizi gratis (MBG), siswa-siswi menjadi lebih semangat bersekolah. Selain itu prestasi siswa-siswi juga menjadi lebih meningkat seiring dengan program MBG berjalan.

Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah Dasar Inpres (SDI) Kotauneng Maumere, Vebronia Eni Karwayu, kepada Radar NTT belum lama ini di SDI Kotauneng Maumere, Jl. Djong Juang. No. 72 Kelurahan Kotauneng Maumere, Kabupaten Sikka.

“Jadi, sekolah pertama, bersamaan dengan beberapa sekolah lain itu, mendapat paling awal. Dari tahap satu. Dan selama proses perjalanan MBG ini, kami dan sekolah ini merasa sangat terbantu. Ada anak yang dia kadang-kadang malas sekolah, lalu dalam program ini dia sudah rajin. Lalu ada peningkatan juga di dalam hasil belajar. Jadi, kalau malas sekolah kan tentu saja pelajaran yang diberikan guru itu tidak bisa diserap karena tidak sekolah. Tapi dengan adanya dia rajin sekolah, jadi prestasinya juga meningkat,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa selama MBG berjalan, belum ada keluhan apapun dari siswa maupun dari guru-guru.

“Selama ini belum ada keluhan apapun terkait MBG ini. Jadi, belum ada anak yang keracunan. Jadi masih aman-aman. Ada beberapa, mungkin ada satu-dua saja yang mungkin makanannya kurang sesuai dengan selera anak-anak. Tetapi sejauh ini, tidak ada yang keracunan. Semuanya berjalan dengan aman,” imbuhnya.

Ia menambahkan, bahwa selama ini, menu-menu yang tersedia dalam MBG selalu bervariasi setiap harinya, sehingga membuat siswa tidak merasa bosan.

“Menunya variasi. Kadang nasi putih, ayam, ikan, telur. Sejauh ini dia punya lauk itu ayam, ikan, telur. Lalu nasinya nasi putih. Lalu ada juga nasi merah, nasi kuning. Tapi itu jarang, kebanyakan nasi putih. Lalu sayurnya itu dalam bentuk sayur buah. Baru beberapa hari ini ada sayur daun, yang sawi. Lalu buahnya juga variasi. Ada pisang, pepaya, semangka, anggur, jeruk,” pungkasnya.

Harapannya bahwa program MBG dari pemerintah ini akan terus berlanjut, karena terus memberikan dampak yang positif. Ia juga berharap bahwa program ini akan ditingkatkan menjadi enam hari perminggu.
Sebagai guru di sini, sebagai pimpinan juga, harapannya program ini tetap berjalan.

“Dan kalau bisa sih, kami sekolah enam hari. Jadi, kalau bisa sih enam hari itu. Maunya enam hari dapat MBG. Jadi selama ini hanya lima hari, Senin sampai Jumat. Ah, jadi maunya kami Senin sampai Sabtu. Tapi memang ada wacana, katanya ada nanti ke depannya Senin sampai Sabtu. Ya, semoga saja anak-anak juga semangat. Jadi, kami juga sangat bersyukur dengan adanya program ini,” tandasnya.

Untuk diketahui, MBG di Kabupaten Sikka dimulai bulan Februari 2025 sampai awal Oktober 2025 baru bisa menjangkau 26.764 penerima manfaat dari peserta didik TKK-SMA/SMK, balita, ibu hamil (Bumil) dan ibu menyusui. (RA/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.