Anda Menang

oleh -106 Dilihat
Ilustrasi akhir dari perang Israel-Amerika Serikat vs Iran
banner 468x60

SELAMAT untuk Shahbaz Sharif, perdana menteri Pakistan: ia berhasil menjadi penengah antara Amerika Serikat dan Iran. Luar biasa hebat. Dua negara itu sepakat mengakhiri perang. Jumat lusa kesepakatan itu ditandatangani di Swiss.

“Israel tidak punya pilihan lain,” komentar Presiden Donald Trump soal sikap pemimpin negara Yahudi, Benyamin Netanyahu.

Benyamin sendiri belum berkomentar. Diam. Tapi orang-orang dekatnya merasa tidak puas. Utamanya soal jaminan Iran tidak akan memproduksi senjata nuklir.

Israel tidak hanya khawatir soal senjata nuklir. Israel mulai mempersoalkan juga kemampuan Iran dalam memproduksi rudal jarak jauh.

Iran sendiri kelihatannya tidak keberatan menghentikan program senjata nuklir. Toh punya kemampuan lain yang tidak kalah ampuh: bisa menyerang Israel lewat rudal balistiknya. Dan itu sudah dibuktikan untuk membalas serangan Amerika-Israel akhir Desember lalu.

Bagaimana dengan tuntutan Iran agar Amerika membayar kerugian akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan AS dan Israel?

Kelihatannya ada jalan tengah: Amerika tidak perlu membayar tapi Iran bisa dapat uang besar. Uang itu sebenarnya milik Iran sendiri. Yakni uang hasil ekspor minyak mentah yang dibekukan di negara Barat. Jumlah keseluruhannya mencapai USD100 miliar, sekitar Rp 1.600 triliun. Namun cairnya bertahap. Gelombang pertama 25 persennya: sekitar USD25 miliar.

Yang Trump merasa menang adalah: Iran sepakat selat Hormuz dibuka blak. Seperti sedia kala. Pasok minyak mentah ke seluruh dunia akan kembali lancar.

Belum lagi kesepakatan itu ditandatangani pun harga minyak mentah sudah turun: jenis Brent tinggal USD83. Jenis West Texas tinggal USD80.

Ini juga kabar baik bagi Presiden Prabowo dan bagi Anda: siapa tahu harga Pertamax segera turun kembali.

Yang Iran merasa menang: sanksi minyaknya dilonggarkan. Dengan demikian Iran bisa segera cari tambahan uang dari meningkatnya ekspor minyak.

Berarti pokok-pokok perdamaian Trump tahun 2026 ini sebenarnya sama dengan kesepakatan yang telah ditandatangani tahun 2015 lalu. Hanya saja yang tanda tangan waktu itu Presiden Barack Obama –orang yang paling Trump benci sampai ke ubun-ubunnya.

Begitu terpilih Trump langsung batalkan perjanjian itu. Sampailah terjadi perang di Iran dan sekitarnya. Yang korbannya begitu banyak –melanda dunia, sampai pun ke pribadi Anda. Kalau ujung-ujungnya disepakati hal yang sama, lalu apalah arti keguncangan berat untuk seluruh umat manusia itu.

Berita damai ini membuat harga emas langsung naik lagi: tiga persen sepanjang hari Senin kemarin. Pun harga-harga saham. Kenaikan tertinggi dinikmati perusahaan Elon Musk: SpaceX. Naik lebih 20 persen. Ini semakin meneguhkan gelar Elon Musk sebagai orang pertama di jagad raya yang kekayaannya melewati satu triliun dolar.

Horeee! Harga Pertamax akan turun: mestinya.

Bupati Siak Dr Afni Zulkifli yang sedang berjuang mendapatkan dana bagi hasil yang jadi hak kabupaten itu dapat hiburan baru. Semoga segera cair.

Siak memproduksi minyak mentah termahal di dunia. Jenis Minas. Disebut juga jenis sweet. Mengalahkan harga jenis Brent. Produksi minyak Minas terbesar di Asia Tenggara. Harganya mahal karena kandungan sulfurnya terendah: sekitar 0,084 persen. Jauh lebih rendah dibanding Brent (0,37–0,40 persen).

Tapi jenis Brent-lah yang terbanyak di pasar dunia, utamanya di sekitar tahun 1970-1980. Saat itu baru ditemukan sumber minyak besar di Laut Utara (antara Inggris dan Norwegia). Shell, penemunya, biasa memberi nama sumur minyaknya dengan nama burung. Di sana ada satu jenis burung disebut Brent Goose. Maka lapangan minyak itu pun dinamakan Brent.

Sejak itu harga minyak dunia menggunakan patokan Brent. Jadi kalau Anda baca harga minyak berapa dolar, itu maksudnya harga jenis Brent. Jenis lainnya tinggal disesuaikan berdasar tinggi rendahnya kandungan sulfurnya. Kian tinggi sulfur kian sulit mengolahnya jadi BBM.

Jadi siapa yang menang di perdamaian Amerika-Iran ini? Pertama Shahbaz Sharif. Kedua: Anda.

Selasa, 16 Juni 2026

Oleh: Dahlan Iskan

Sumber: Catatan Dahlan Iskan

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.