Video Asusila Anaknya Tersebar di Medsos, Ayah Korban Kecam Oknum Anggota Polisi Berinisial CL Diduga Terlibat

oleh -1756 Dilihat
Ayah Korban
banner 468x60

RADARNTT, Ba’a – Kepercayaan publik terhadap institusi Polri kembali menjadi sorotan tajam terkait video dan foto asusila yang menyebar luas di platform media sosial yang diduga melibatkan seorang oknum anggota Kepolisian Resor (Polres) Rote Ndao, Polda Nusa Tenggara Timur.

Oknum Anggota Kepolisian Polres Rote Ndao berinisial CL diduga terlibat dalam tindakan asusila di mana foto dan vidio asusila dirinya dan seorang wanita berinisial SM beredar luas di platfrom media sosial.

Seperti yang telah ditayang oleh media NTT-Terkini.com menyebutkan bahwa video dan foto asusila beredar luas di berbagai platfrom, termasuk grup WhatsApp dan memicu reaksi dari masyarakat.

Dalam narasi yang beredar, pria dalam video diduga merupakan anggota Polres Rote Ndao berinisial CL.

Terkait persoalan asusila yang melibatkan oknum anggota Kepolisian ini, awak media mengkonfirmasi kebenaran berita tersebut langsung kepada ayah korban yang notabene adalah seorang pendeta berinisial US dan didapati keterangan bahwa benar oknum anggota polisi berinisial CL pernah menjalin hubungan asmara dengan anaknya yang berinisial SM.

“Baik terima kasih media mengusut tapi anak saya sudah besar umurnya 22 tahun dan kuliah di Kupang. Saya tahu Kaka dorang punya maksud adalah CL, itu memang sangat biadap dan kurang ajar. Siapa orangtua yang mau anak perempuannya dibikin seperti itu?tidak ada.,” ujarnya saat dikonfirmasi di kediamannya Jumat, (20/3/2026) siang.

Selanjutnya US mengatakan, dirinya secara pribadi sangat marah dan pihak keluarga mendesak agar oknum anggota Polisi tersebut segera dituntut, tapi menurut US dirinya juga menyadari anaknya juga bersalah karena mungkin suka sama suka namun sangat disayangkan karena anaknya di Kupang dan CL selalu ke Kupang untuk bertemu anaknya.

“Memang awal saya dengar begitu, anak saya stres dan yang saya takutkan dia bunuh diri, jadi saya bilang sama dia, Ayah tidak mau melihat vidio itu dan Ayah tidak mau tahu, itu kesalahan sendiri. Tapi menurut anak saya mereka sudah tidak berhubungan (pacaran) satu tahun yang lalu, tapi laki-laki ini main kejar anak saya terus,” ungkap US dengan tegas.

Lebih jauh Pendeta US mengatakan terkait tindakan asusila oknum Polisi CL yang telah menyebar luas di masyarakat, itu adalah urusan pihak Kepolisian karena sudah adanya pemberitaan media.

Sementara itu terkait persoalan ini Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono saat dikonfirmasi melalui Kasub Sie Humas Polres Rote Ndao, Aipda Otniel Mbolik mengatakan Propam Polres Rote Ndao telah menggelar kasus tersebut dan sudah ada klarifikasi namun terkait hasil gelarnya seperti apa itu nanti kewenangan pihak Propam.

“Baru-baru Propam sudah gelar dan sudah ada klarifikasi namun hasil gelarnya nanti diinformasikan ke awak media dalam minggu ini. Sementara oknum Polisi yang bersangkutan telah dipindah tugaskan ke Sabara Polres,” jawabnya singkat. (PA/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.