Band Rock Bisugema Rilis Album Perdana “Hari Yang Panjang”

oleh -812 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Band alternatif rock asal Kota Kupang Nusa Tenggara Timur bernama Bisugema merilis album perdananya bertajuk “Hari Yang Panjang” berisi sembilan lagu yaitu Intro, Anomali, Buntu, Haram, Kita Tenggelam, Jejak Cerita, Sendiri, Hura-Hura serta Hari Yang Panjang.

Acara yang telah berlangsung pada Jumat (28/2/2025) lalu di Sombra Coffee and Eatery dan dihadiri oleh banyak musisi indie Kota Kupang. Ada juga This is Gospel yang menjadi band pembuka.

Hari Yang Panjang dipilih sebagai judul album selain merupakan lagu penutup, juga karena nuansa dan lirik lagunya yang dirasa mampu merangkum keseluruhan pesan dalam album.

Band yang beranggotakan Bomans (vokalis dan gitaris), Lif (gitaris), Intan (bass) dan Ciko (drumer) ini terbentuk pada tahun 2022 dan sejak hari pertama, Bisugema sudah mulai menggarap lagu demi lagu, sehingga rampung seluruhnya di Februari 2025.

Fransisco Trisandra Nope membeberkan proses pengerjaan hingga perilisan album Hari Yang Panjang merupakan serangkaian kolaborasi yang besar berisi tujuh vokalis latar, empat tempat rekaman, dua studio mixing dan matering di Kupang dan Bekasi, beberapa fotografer, lima seniman visual, dua merchandising service, beberapa media patner dan dua event organizer.

Perjalanan pengerjaan album tentu bukan tanpa tantangan, kendala teknis karena keterbatasan peralatan dan perlengkapan yang baik saat bermain live misalnya, namun Bisugema terus berupaya agar hal itu tidak menjadi penghalang dalam proses berkarya mereka.

Menurutnya, Bisugema dengan album Hari Yang Panjang adalah hadian bagi Kota Kupang, sebab perjalanan hidup setiap personil bersama keluarga, teman juga setiap momen-momen penting banyak terjadi di kota ini sehingga di dalam album ini ada perasaan, doa dan harapan yang melebur menjadi satu.

“Ke depannya Bisugema berharap ada iklim bermusik di Kota Kupang terus hangat dan apresiasi bagi band-band lokal atas karya orisinal mereka terus tumbuh apalagi dengan semakin bertumbuhnya bisnis pertunjukkan di Kota Kupang,” ungkap Nope. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *