Tekan Harga Beras di Alor, Bulog Gandeng Pemda Operasi Pasar Murah

oleh -728 Dilihat
Kepala Bulog Alor, Deni A. Prasetiawan
banner 468x60

RADARNTT, Kalabahi – Menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di Kabupaten Alor propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) maka Bulog bekerja sama dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Alor melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kegiatan GPM berlangsung di stadion mini Kalabahi, Selasa (15/7/2025).

Kepala Bulog Kalabahi Deni A. Prasetiawan yang dikonfirmasikan disela-sela kegiatan pasar murah menuturkan, dalam rangka GPM ini Bulog berupaya untuk menstabilkan harga beras dan mencegah inflasi khusus harga beras agar harganya beras tidak mengalami kenaikan.

Pada kegiatan pangan murah kali ini, jelasnya, Bulog menjual beras SPHP 10 kilogram dengan harga Rp125.000 ditambah minyak goreng dua plastik atau kantong maka harganya menjadi Rp160.000.

“Jadi beras 5 kilogram dua karung di tambah minyak goreng dua plastik itu harganya Rp160.000 itu harga paling murah,” ungkapnya.

Kegiatan pasar murah ini, lanjut Deni, dimulai selama tiga hari pada 15–17Juli 2025. Sementara untuk desa-desa yang jauh dari kota Kalabahi, akan dilakukan pelayanan perdesaan atau kecamatan ketika bersurat kepada dinas pangan sehingga dinas pangan bersurat ke Bulog untuk selanjutnya dilakukan pelayanan.

Untuk mitra Bulog yang akan menjual beras dari Bulog, demikian Deni, sementara dilakukan verifikasi dokumen setelah itu baru diangkut untuk dijual di kios-kios yang menjadi mitra Bulog

“Harga sesuai dengan HET per kilogram Rp13.000 dan mereka bisa menjual kilogram Rp165.000. Kita sudah cegah tidak menjual di atas Rp65.00. Jika menjual diatas Rp65.000, maka kita langsung blacklist. Dan ada konsekuensi hukumnya,” tegas Deni.

Oleh karena itu, Deni berharap agar mitra Bulog hanya menjual kepada masyarakat bukan jual ke mitra lain . (NB/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.