Bidik Peluang Bisnis di Pasar Kendaraan Listrik, DRMA Dukung Pengembangan Ekosistem

oleh -869 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Jakarta – Munculnya beberapa pabrikan otomotif baru di Tanah Air menghadirkan peluang bagi PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) untuk menjalin kolaborasi dalam pengembangan bisnis kendaraan listrik (EV) Indonesia.

Presiden Direktur Dharma Polimetal, Irianto Santoso mengatakan pada segmen EV, DRMA sendiri sudah memproduksi battery pack, charging station, BLDC motor dan komponen lain yang mendukung aturan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri).

“Kami juga telah memiliki workshop untuk melakukan konversi sepeda motor berbahan bakar bensin (2W ICE) menjadi kendaraan listrik (EV),” kata Irianto dalam keterangannya, Kamis (19/9/2024).

Komitmen Perseroan terhadap pengembangan bisnis kendaraan listrik juga diwujudkan melalui penciptaan Dharma Connect atau DC sebuah ekosistem kolaboratif yang mendorong pengembangan kendaraan listrik.

DC terbagi dalam empat segmen yaitu DC Battery (battery pack & energy storage system), DC Power (slow & fast charging), DC Motor (BLDC Hub & Mid Drive Motor), dan DC Solar.

“Diversifikasi ini memanfaatkan potensi pasar yang besar, melayani sektor OEM otomotif, komersial, industri, perumahan, dan utilitas, baik di dalam maupun luar negeri. Komitmen DRMA terhadap inovasi dan pertumbuhan yang strategis memposisikan mereka untuk menang di pasar masa depan,” kata dia.

Pada bulan Juli 2024, DRMA telah memasok komponen EV yang penting untuk model EV pertama yang diproduksi secara lokal dengan menggunakan battery pack yang diproduksi di Indonesia. Komponen yang dipasok berupa battery pack casing, serta wiring harness-nya.

“Ini merupakan langkah maju yang signifikan, bukti nyata kesungguhan komitmen kami dalam mendukung program pemerintah untuk mengembangkan ekosistem bisnis kendaraan listrik yang kuat di Tanah Air,” tutup Irianto. (Sumber: Ipotnews)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.