BCA Gandeng BNI dan Mandiri Dukung Strategi Diversifikasi BUMA dengan Fasilitas Setara USD250 Juta

oleh -667 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Jakarta – PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak perusahaan utama PT Delta Dunia Makmur Tbk (Delta Dunia Group, IDX: DOID) , semakin memperkuat pembiayaannya dengan memperoleh Fasilitas Accordion setara USD250 juta dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA).

Fasilitas multi mata uang, yang mencakup hingga USD75 juta dan Rp2,88 triliun dari BCA, dibangun berdasarkan pembiayaan sindikasi BUMA yang sudah ada sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk diversifikasi keuangan.

Awalnya diamankan pada Desember 2023 dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan kemudian diperluas dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Bank Mandiri), perluasan fasilitas pembiayaan sindikasi BUMA menunjukkan kepercayaan kuat dari bank-bank terkemuka di Indonesia terhadap rekam jejak BUMA dalam hal operasi dan pertumbuhan.

Dengan bergabungnya BCA dalam sindikasi, total fasilitas ditingkatkan menjadi USD1 miliar, yang semakin menonjolkan keberhasilan BUMA dalam mendiversifikasi sumber pendanaan.

Direktur Delta Dunia Group, Iwan Fuad Salim menyatakan, keputusan BCA untuk bergabung dalam sindikasi ini semakin memperluas sumber keuangan dan memperkuat kepercayaan Bank terhadap rekam jejak dan strategi BUMA.

“Kami merasa terhormat atas dukungan berkelanjutan dari bank-bank terkemuka di Indonesia—BNI, Bank Mandiri, dan sekarang BCA. Keputusan BCA untuk bergabung dalam sindikasi ini semakin memperluas sumber keuangan kami dan memperkuat kepercayaan Bank terhadap rekam jejak dan strategi BUMA. Fasilitas yang diperluas ini memainkan peran penting dalam strategi diversifikasi pembiayaan kami, meningkatkan kemampuan kami untuk mengelola sumber daya secara efektif, dan memastikan kemajuan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Fasilitas pembiayaan sindikasi awal senilai USD750 juta secara strategis disusun menjadi dua tahap, yang memungkinkan BUMA untuk membiayai kembali utang dan pinjamannya, sehingga memberikan fleksibilitas keuangan hingga tahun 2029. Secara bersamaan, fasilitas pembiayaan ini akan digunakan untuk mendanai akuisisi transformatif sebagai bagian dari upaya perusahaan untuk mendiversifikasi bisnisnya menuju praktik yang lebih berkelanjutan.

Direktur BUMA, Silfanny Bahar menambahkan, fasilitas Accordion dari BCA melengkapi BUMA dengan pembiayaan yang lebih kuat, sehingga BUMA dapat melaksanakan tindakan transformatif yang memanfaatkan peluang pasar saat ini dengan cepat.

“Fasilitas ini juga menegaskan kembali komitmen kami untuk mempercepat kemajuan dan menciptakan nilai yang berarti bagi para pemangku kepentingan kami,” ungkapnya.

“Dengan dukungan kuat dari fasilitas sindikasi kami, BUMA berada pada posisi yang tepat untuk meraih kesuksesan berkelanjutan sebagai perusahaan global yang terdiversifikasi,” pungkas Iwan.

Untuk diketahui, didirikan pada tahun 1990, PT Delta Dunia Makmur Tbk (Delta Dunia Group) merupakan perusahaan induk terkemuka yang beroperasi di Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat. Anak perusahaan utama PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), merupakan penyedia layanan pertambangan terkemuka bagi beberapa perusahaan pertambangan terbesar di Indonesia dan Australia (melalui BUMA Australia Pty Ltd).

Pada bulan Juni 2024, melalui PT Bukit Makmur Internasional (BUMA International), perusahaan ini mengakuisisi Atlantic Carbon Group, Inc. (ACG) dan menjadi produsen antrasit bermutu sangat tinggi terkemuka di Amerika Serikat, yang semakin memperkuat jejak global Grup ini dalam industri pertambangan.

Pada tahun 2023, Delta Dunia Group memperluas portofolionya dengan menambah dua anak perusahaan baru yaitu: PT Bukit Teknologi Digital (BTech), yang mengembangkan teknologi pembelajaran mendalam AI untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi emisi, dan meminimalkan risiko operasional Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan PT BISA Ruang Nuswantara (BIRU), sebuah perusahaan sosial yang didedikasikan untuk pendidikan, sekolah kejuruan, dan mendorong ekonomi sirkular.

Tercatat di Bursa Efek Indonesia (Kode IDX: DOID), Delta Dunia Group berkantor pusat di Jakarta, Indonesia, dan didukung oleh lebih dari 16.000 karyawan di seluruh Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat. Pada bulan Juni 2024, Delta Dunia Group diakui sebagai salah satu dari 200 Perusahaan Teratas dalam pemeringkatan perdana FORTUNE Southeast Asia 500, sebuah daftar bergengsi yang mengidentifikasi perusahaan-perusahaan terbesar di kawasan ini berdasarkan pendapatan. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.