Warga Inisiatif Cor Jalan Menuju Lerabain Pusat Kerajaan Kui di Alor

oleh -1200 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kalabahi – Memudahkan akses ke Kampung Tua Lerabain pusat kerajaan Kui yang pernah berjaya pada masa lampau di Kecamatan Alor Barat Daya Selatan (ABAD Selatan) Kabupaten Alor Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) warga berinisiatif melakukan pengecoran jalan secara swadaya.

Kondisi ruas jalan menuju Kampung Tua Lerabain tersebut rusak berat dan tidak bisa dilewati saat musim hujan. Dan jika melewatinya dengan kendaraan roda dua maupun roda empat harus berhati-hati karena rawan kecelakaan.

Melihat kondisi jalan tersebut sebagian warga dari Lerabain yang tinggal di Moru ibukota kecamatan Alor Barat Daya (ABAD) maupun yang tinggal di Kalabahi ibukota Kabupaten Alor, melalui pertemuan bersama berinisiatif untuk melakukan kegiatan cor jalan Buraga menuju Lerabain dengan membentuk panitia kecil yang dipimpin Irwan Abdul Kadir.

Ketua Panitia, Irwan Abdul Kadir yang dihubungi media ini melalui what’s App untuk mengkonfirmasi terkait kegiatan cor jalan tersebut meminta media ini bertemu dengan Rusly Kinanggi dan Darwin Sanga.

Ketua panitia Irwan Abdul Kadir melalui Rusly Kinanggi yang ditemui media ini dikediamannya dibilangan Kelurahan Moru Senin, (15/12/2025) mengatakan, kegiatan cor jalan ini merupakan inisiatif bersama untuk membangun kampung halaman.

“Kegiatan ini berawal dari pertemuan bersama teman-teman lain saling bertukar pikiran tentang bagaimana jalan Buraga ke Lerabain yang rusak. Akhirnya pertemuan tersebut disepakati untuk dilakukan cor jalan di tempat tempat yang dianggap rawan,” jelasnya.

Selanjutnya, jelas Rusly, dibentuk panitia kecil yang mengkoordinir kegiatan cor jalan yang dalam pertemuan dimaksud disepakati bahwa Irwan Abdul Kadir menjadi ketua panitia.

“Ini awalnya kami duduk cerita bersama tentang kampung yakni jalan Buraga ke Lerabain yang disepakati bersama untuk di cor bagian yang di anggap rawan. Dan Ini merupakan inisiatif kami bersama dan kami langsung buat panitia yang ketuanya bapak Irwan Abdul Kadir,” sebut Rusly.

Setelah panitia terbentuk, lanjutnya, panitia mulai bekerja mengumpulkan dana, untuk bagaimana bisa cor jalan Buraga menuju Lerabain pada bagian tertentu yang dianggap rawan celaka agar bisa dilewati dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Puji Tuhan bahwa rencana ini direstui oleh leluhur sehingga banyak sekali dukungan berupa dana yang datang dari keluarga yang ada di Alor maupun di luar Alor melalui rekening panitia untuk mendukung kegiatan cor jalan tersebut.

“Ada Juga bantuan dari dua orang anggota DPRD dari dapil tiga yakni Ketua DPRD Paulus Brikmar dan Wakil Ketua DPRD Usman Plaikari sehingga kegiatan Cor jalan bisa berjalan dengan baik. Kegiatan Cor jalan ini sudah mencapai lima puluh persen tinggal lima puluh persen lagi sampai Lerabain meski dalam kondisi sementara hujan,” ungkap Rusly.

Menurutnya kegiatan cor jalan tersebut akan terus dilakukan bersama keluarga di Buraga Bombaru hingga Wakapsir dan Kampung Lerabain. Dan sementara ini kegiatan belum dilanjutkan karena beberapa hari ini hujan terus menerus sehingga masih dihentikan sementara.

Namun, jika hujan sudah berhenti, terangnya, pekerjaan cor jalan akan terus dilanjutkan hingga ke Lerabain agar bisa dilewati dengan kendaraan.

“Karena beberapa hari ini hujan terus menerus maka kami masih berhenti sementara sambil menunggu hujan kering. Kalau hujan sudah kering satu dua hari maka pekerjaan cor jalan akan kami lanjutkan,” jelas Rusly.

Menariknya mestinya di tengah kondisi keuangan daerah yang kurang. Masih ada warga yang berpikir tentang kondisi jalan dengan inisiatif untuk melakukan upaya upaya untuk cor jalan sehingga masyarakat bisa menggunakan jalan Buraga menuju Lerabain

“Kami sebagai keluarga selalu minta dukungan doa dan uluran tangan dari keluarga yang ada di Alor juga yang ada di luar kabupaten Alor, semoga pekerjaan ini bisa berjalan dengan baik sesuai dengan rencana kita yang ada,” harapnya. (NB/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.