RADARNTT, Kupang – Berkat koordinasi antara pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Gubernur NTT perjuangan peningkatan kualitas ruas Jalan Provinsi Bondokodi-Waitabula di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) telah membuahkan hasil dan mulai realisasi pengerjaan tahun ini.
Demikian tegas Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT, Kristin Samiyati Pati, ke media ini di Kupang sembari mengapresiasi pemerintah yang sudah menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat SBD terkait pembangunan jalan provinsi yang menjadi urat nadi ekonomi dan pariwisata.
Menurut Politisi Partai NasDem itu, ruas jalan provinsi di Sumba diperjuangkan selama ini dan selalu mendapat perhatian pemerintah provinsi NTT secara bertahap setiap tahun dan kini sedang ditangani meskipun di tengah efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat.
“Kita apresiasi pemerintah provinsi NTT yang selalu memberi perhatian terhadap aspirasi yang diangkat terkait penanganan ruas jalan provinsi di Sumba khususnya SBD yang tahun ini dikerjakan meskipun di tengah efisiensi anggaran,” kata Kristin Pati, Selasa (8/9/2026) pagi via seluler.
Dia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat memperjuangkan aspirasi jalan provinsi di seluruh Sumba dengan caranya masing-masing. Terutama dinas teknis terkait yang telah merencanakan dan melaksanakan dengan baik.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam perjuangan aspirasi jalan provinsi di Sumba dan SBD khususnya. Semoga dinas teknis dan rekanan dapat merencanakan dan melaksanakan dengan baik,” ujar Anggota DPRD tiga periode dari Daerah Pemilihan NTT 3 Sumba Raya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas PUPR Provinsi NTT, Rama S. Usman menjelaskan tahun ini cuma ruas Bondokodi-Waitabula di Pulau Sumba yang dikerjakan dengan target pekerjaan 2,56 kilometer termasuk rekonstruksi dan berkala kualitas hotmix dengan nilai kontrak Rp8,392 miliar lebih yang dikerjakan oleh CV Laksman.
“Tahun ini cuma ruas ini (Bondokodi-Waitabula) saja di Pulau Sumba yang dikerjakan. dengan target pekerjaan 2,56 kilometer termasuk rekonstruksi dan berkala kualitas hotmix dengan nilai kontrak Rp8,392 miliar lebih yang dikerjakan oleh CV Laksman,” ujarnya.
Berikut jumlah ruas jalan provinsi di Pulau Sumba per kabupaten bervariasi yakni Sumba Timur tujuh ruas dengan total panjang 258,55 kilometer, Sumba Tengah satu ruas dengan total panjang 23,70 kilometer, Sumba Barat empat ruas dengan total panjang 75,66 kilometer dan SBD tiga ruas dengan total panjang 70,63 kilometer. (TIM/RN)








