Tingkatkan Kualitas Kerja OPS, Dinas PK NTT Gelar Bimtek Sinkronisasi Data Dapodik

oleh -1287 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Soe – Guna meningkatkan kualitas dan kerja tenaga operator sekolah agar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara baik dan benar dalam mengantri data dapodik peserta didik jenjang SMA, SMK dan SLB , Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar kegiatan sinkronisasi data dapodik peserta didik dan data kependudukan sedaratan Timor di ruang laboratorium komputer SMA Negeri 1 Soe selama dua hari kerja, yakni, Jumat-Sabtu, (17-18/6/2024).

Kepada media ini, ketua panitia kegiatan, Anselmus Wesa Mesi, menuturkan bahwa Kegiatan Sinkronisasi DAPODIK Peserta Didik Jenjang SMA, SMK dan SLB dengan Data Kependudukan Sedaratan Timor merupakan kegiatan terpadu yang pertamakalinya dilakukan dengan melibatkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dari masing-masing Kabupaten Kota se Daratan Timor, dan Satuan Pendidikan sebagai bentuk sinergitas dan kolaborasi Bersama dalam Upaya peningkatan kualitas data Pendidikan.

Selain itu, dijelaskan Anselmus, Waktu pelaksanaan kegiatan untuk Kabupaten TTU, Belu dan Malaka, (23-28/4/2024), untuk Kota Kupang, Kab. Kupang dan Kab. Timor Tengah Selatan, (13-18 / 2024) dengan tujuan agar terjadi:
Peningkatan kualitas data dapodik yang ditandai dengan menurunnya jumlah data Residu atau data invalid. Jumlah Data Residu jenjang SMA,SMK,SLB se Daratan Timor per hari ini berjumlah 81.998 data residu Peserta Didik dan 417 Data Residu PTK.

Keseragaman pahaman dan membangun kesadaran akan pentingnya kualitas data yang baik dan akuntabel.
Membangun Kolaborasi terpadu lintas Lembaga dalam Upaya mewujudkan ketersediaan data yang berkualitas dan akuntabel.

Tersedianya dukungan pendataan pendidikan yang semakin akurat dan akuntabel, dalam merumuskan program dan kebijakan pemerintah di sektor pendidikan.

Memberikan pendampingan Terhadap sejumlah Operator sekolah dalam melakukan Verifikasi dan Validasi Data Residu Peserta Didik dan Data Residu Pendidik dan Tenaga Kependidikan, jelas Kepala ruang PDE Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.

Anselmus menambahkan, kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ambrosius Kodo, S.Sos., M.M. yang dihadiri peserta Kegiatan yakni Operator Dapodik Sekolah Jenjang SMA,SMK dan SLB se Kabupaten Timor Tengah Selatan berjumlah 391 Orang dan beberapa diantaranya adalah operator baru yang sangat membutuhkan pendampingan dalam mengoperasikan Aplikasi DAPODIK Sekolah serta kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari untuk masing-masing kabupaten dan Kota dan Pendanaan untuk kegiatan ini Bersumber dari DPA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun Anggran 2024, dan juga sumber pendanaan dari masing2 Sekolah.

Sementara, Peter, salah satu anggota panitia, menandaskan,Hasil dari kegiatan ini ditandai dengan :
Menurunnya jumlah residu peserta didik untuk seluruh Kabupaten dan Kota Sedaratan Timor dari 81.998 data residu tersisa menjadi 46,576 data residu dan residu Pendidik dan Tenaga Kependidikan dari semula berjumlah 417 saat ini tersisa 244 Data Residu. Sejumlah 35.422 data residu Peserta Didik dan 173 data residu pendidik dan tenaga kependidikan yang berhasil diselesaikan, untuk selanjutnya sejumlah data residu tersisa secara mandiri terus diupayakan untuk diselesaikan oleh seluruh operator Sekolah.

Keseragaman pahaman dan membangun kesadaran akan pentingnya kualitas data yang baik dan akuntabel.

Terjalinnya Kolaborasi terpadu lintas Lembaga dalam Upaya mewujudkan ketersediaan data yang berkualitas dan akuntabel.

Peningkatan Kualitas Data Pendidikan dalam merumuskan program dan kebijakan pemerintah di sektor pendidikan.

Peningkatan pemahaman Operator Sekolah secara teknis dalam menyelesaikan data residu atau data invalid, tandasnya. (Albert Baunsele/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.