Tim Ekspedisi Patriot Undip Koordinasi OPD Menggali Potensi Wilayah Kodi-Loura

oleh -1106 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Tambolaka— Tim Ekspedisi Patriot Universitas Diponegoro (Undip) Semarang bertemu Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Ratu Ngadu Bonu Wulla di Aula kantor Bupati,Tambolaka SBD, Nusa Tenggara Timur.

Kehadiran tim pada Rabu pekan lalu itu mengajak semua organisasi perangkat daerah (OPD) atau Dinas terkait mendukung Riset Espedisi Patriot di Kabupaten SBD guna melaksanakan riset Rekomendasi untuk Evaluasi kawasan transmigrasi dan Desain Pengembangan Komoditas Unggulan spesifik pada kawasan Transmigrasi.

Program Transmigrasi Patriot adalah untuk mewujudkan kawasan transmigrasi yang inklusif dan berkelanjutan. Ini sebagai jawan atas tantangan pembangunan kawasan transmigrasi yang selama ini terfrakmentasi, belum sepenuhnya dan kurang mengintegrasikan potensi lokal dengan desain kelembagaan ekonomi yang kuat.

Dalam Konteks pembangunan nasional, transmigrasi bukan hanya program mobilisasi penduduk, tetapi juga menjadi platform pembangunan wilayah dan pengurangan kesenjangan antar-wilayah.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja SBD, Ian Horo dalam sambutan menyampaikan, perlu didukung Dinas-Dinas terkait berdasarkan kebutuhan Data agar Tim Patriot Bisa bekerja cepat untuk kabupaten Sumba Barat Daya kedepan.

Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonu Wulla, menyampaikan sambutan dan sekaligus menerima TIM Ekspedisi Patriot Transmigrasi, bahawa ini amanah yang benar-benar di laksanakan, semua OPD-OPD yang sudah di undang sekitar 29 OPD perlu membantu TIM ekspedisi agar bisa meriset baik data Sekunder dan Data lapangan ‘’kata Bupati’.

Bupati juga meminta kedepanny agar kampus UNDIP bisa bekerja sama dengan Pemda sumba Barat Daya untuk memberikan kesempatan kepada mahaiswa yang akan melanjutkan studi dalam program beasiswa Kabupaten Sumba Barat Daya.

Dengan begitu ketertinggalan baik sektor pertanian, pendidikan, parawisata, infrastruktur dan potensi-potensi lainnya dapat berjalan membangun Sumba Barat Daya, NTT mengejar tahun emas 2045.

Pemaparan materi oleh Ketua Tim Ekspedi Dr.Dra. Ayun Sriatami, M.Kes selaku ketua Tim satu dan mengajak agar bisa bersinergi oleh setiap Dinas-Dinas terkait dengan pemetahan wilayah dan potensi-potensi yang benar-benar mempunyai peluang untuk didukung, bahkan dengan data-data yang akan diminta oleh TIM Patriot.

Tim Undip terdiri dari peneliti Shyafna Aisyah Ryandjani, Dararitsa Caya Sani (pertanian), Tedy Pratama Putra (ekonomi), Muhammad Ghyifari (kesehatan masyarakat), Fatin Renanda Hastuti (perencanaan wilayah dan kota), Nashwa Zahra Hasan (perencanaan wilayah dan kota), dan Muhamad Dhiaz Tegar Adi Nugraha (Fisip).

Menurut Hani, tim Undip 10 peneliti di Kodi-Loura dan Wawewa Selatan, Sumba Barat Daya. 10 peneliti itu dibagi menjadi dua tim dengan fokus riset pada rekomendasi untuk evaluasi kawasan transmigrasi. Tim ini dipimpin Dr Dra Ayun Sriatini, M.Kes.

Sedangkan tim kedua dipimpin Anasrullah, SP, MS fokus pada penyesuaian desain jangka pendek, menengah dan panjang terkait pengembangan komoditas unggulan spesifik setiap wilayah.

“Program riset dan pengabdian masyarakat di Kodi-Loura dan Wewewa Selatan diinisiasi Kementerian Transmigrasi untuk mengembangkan kawasan transmigrasi di Indonesia menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” kata Hani lebih lanjut.

Menurutnya, program ini melibatkan mahasiswa, akademisi, dan alumni dari berbagai perguruan tinggi mitra untuk mengidentifikasi potensi lokal, mengembangkan komoditas unggulan, memperkuat tata kelola masyarakat, dan merumuskan strategi investasi yang konkret dan berkelanjutan.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Transmigrasi karena telah memberikan kesempatan kepada para akademisi untuk mengkaji potensi dan melihat fasilitas umum di transmigrasi lokal agar menjadi rekomendasi kepada Kementerian Transmigrasi agar ditindaklanjuti,” kata Hani.

Tim Patriot Ekspedisi juga berterima kasih kepada Bupati Sumba Barat Daya Ratu Wulla dan Kepada Dinas Transmigrasi dan seluruh OPD-OPD yang sudah dimana memberikan kesempatan untuk menerima, bahkan memberikan masukan-masukan kepada TIM Ekspedisi Patriot, karena telah menerima tim dengan baik dan penuh kekeluargaan.

Hani S. Sawasemariai S.Sos, M.PWK (Alumni Undip), sebagai Moderator memberikan arahan dan memberikan pandangan secara garis besar sehingga diskusi berjalan dengan baik, tim patriot akan turung ke lokasi transmigrasi yang secara kawasan, mohon dukungan semua elemen-elemen terkait baik pemerintah, LSM dan masyarakat.

Mengutip dari stekmen ibu bupati bahwa one pileks one produk, semua harus punya produk yang sama, seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, Stakeholder perlu memperhatikan, harus menjaga tumbuhan sector pertanian, kehutanan bahkan harus bisa menanam tumbuhan, agar kedepan Sumba Barat Daya bisa memiliki udara yang sehat dan memiliki Oksigen yang baik bahakan menjadi potensi. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.