RADARNTT, Kalabahi – Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) nomor urut 3, Simon Petrus Kamlasi (SPK) menyatakan siap membangun air dan cold storage dengan energi listrik solarsel di Pantar Kabupaten Alor.
Pulau Pantar merupakan daerah dengan topografi didominasi gunung dan bukit membuat daerah ini kering dan tandus.
Kondisi ini memantik jiwa humanis calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi untuk membuat sejarah di kecamatan Pantar.
“Saya punya pengalaman urus senjata, mobil perang, Saya juga mendapat rekor MURI sebagai pembuat pompa hidram, karena itu saya akan tuntaskan masalah air di Kabir sini,” ujar Simon Petrus Kamlasi saat kampanye di Kelurahan Kabir, kecamatan Pantar, kabupaten Alor, Jumat (4/10/2024) pagi.
Calon gubernur NTT nomor urut 3 ini bahkan memastikan akan membangun air di Kabir bukan semata karena ingin menjadi Gubernur.
“Saya kerja pompa air bukan karena mau jadi gubernur tetapi kerja karena kemanusiaan,” jelas Simon Petrus Kamlasi yang berpasangan dengan Adrianus Garu dengan akronim SIAGA.
Lebih lanjut Cagub paket SIAGA menjelaskan, tidak hanya sekadar membangun air untuk minum tapi air untuk pertanian, sehingga petani tidak kesusahan lagi.
“Saya akan kerjakan di pantar sini. Ini sudah saya kerjakan di kabupaten lain,” ungkap SPK.
SPK menegaskan, komitmen untuk membangun air bagi warga Pantar bukan hanya sekadar hembusan angin surga di musim kampanye, tetapi merupakan niat tulus untuk membantu masyarakat.
“Jadi (Gubernur) atau tidak jadi pun saya bangun air di sini, saya ingin menjadi pembuat air pertama di Pantar biar dikenang sampai anak cucu,” tandasnya.
Selain air, SPK juga akan menyediakan cold storage dengan energi listrik solarsel untuk pendingin. Untuk penduduk di Gunung dan Pesisir sekalian. Memanfaatkan energi matahari yang melimpah setiap saat seperti yang dirasakan di Kabir.
“Kita memanfaatkan energi matahari untuk kebutuhan sehari-hari sebagai energi alternatif yang murah dan ramah lingkungan,” tandasnya.
Koordinator kampanye paket SIAGA, Daniel Hurek, dalam orasinya mengatakan, di dalam diri SPK memiliki keahlian yang tidak dimiliki banyak orang yakni mengurus air permukaan dan air tanah untuk kehidupan manusia.
“Tanam jagung harus ada air, tanam ubi harus ada air, seluruh sendi kehidupan membutuhkan air, karena itu kita butuh sosok SPK untuk menyelesaikan masalah air di NTT,” pungkas Daniel Hurek.
Dia memastikan, kehadiran SPK, perlahan tapi pasti akan mengalirkan efek perubahan di NTT.
“Mari kita pastikan tanggal 27 pilihan kita nomor 3, paket SIAGA,” ajak Daniel Hurek disambut pekikan menang ribuan warga yang hadir.
Turut hadir mendampingi SPK dari koalisi tim pemenangan tingkat provinsi NTT Paket SIAGA, Alexander Take Ofong (NasDem), Daniel Hurek, Yohanes Rumat (PKB) dan Samsul Ali (PKS) mereka hadir memberi dukungan moral politik bagi kemenangan SIAGA. (TIM/RN)







