Seminggu Berjalan Pameran Arsip Publik MEREKAM KOTA Sukses Tarik 2250 Pengunjung

oleh -1385 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang – Setelah seminggu berjalan, Pameran Arsip Publik MEREKAM KOTA 2024 dengan tema RUANG BERKUMPUL: Lokus Raja berhasil menarik perhatian publik. Sejak pembukaannya pada 12 Oktober 2024 di De Museum Cafe JKK, pameran ini telah dikunjungi oleh 2.250 orang dan akan berlangsung hingga 26 Oktober mendatang.

Masyarakat Kota Kupang menyambut pameran ini dengan antusiasme yang luar biasa. Instalasi seni dan arsip yang dipamerkan tak hanya memanjakan mata, tetapi juga mengundang pengunjung untuk merenungkan sejarah dan perkembangan Kota Raja, yang menjadi fokus wilayah pengarsipan tahun ini.

Karin, salah satu pengunjung, berbagi pengalamannya, “Pameran ini sangat dinanti-nantikan. Ada banyak spot foto estetik dan instalasi keren yang membawa kita menjelajahi sejarah dengan cara yang menyenangkan.”

Wili, pengunjung lainnya, merasa tersentuh dengan cerita yang dihadirkan dalam pameran itu.

“Saya baru tahu bahwa Kota Raja punya banyak peninggalan sejarah, seperti Kolam dan berbagai situs penting lainnya. Pameran ini membuka wawasan saya tentang kota ini, yang selama ini saya anggap hanya dipenuhi oleh pertokoan,” ucapnya.

Pameran ini juga dilengkapi dengan berbagai program publik interaktif yang semakin memperkaya pengalaman pengunjung. Sejumlah acara telah digelar dalam seminggu pertama, termasuk Bincang Arsip I dan II, Artist Talk I, Performance Night oleh Bengkel Seni Milenial, serta program Bawa Arsipmu dan Ceritakan dan 2024 Langkah Bersama MEREKAM KOTA.

Dalam Bincang Arsip I: Kupang dalam Arus Perubahan, berbagai perspektif dari kurator, pemerintah, dan masyarakat lokal tentang tema RUANG BERKUMPUL: Lokus Raja dibahas secara mendalam. Narasumber seperti Frengki Lollo, Jonetha Pello, Spi, dan Ir. Nicky Nicholas Ully, M.Si membagikan pandangan mereka tentang bagaimana sejarah Kota Raja dipertahankan di tengah perubahan zaman.

Sementara itu, Bincang Arsip II: Mencari Jejak Kota Raja menampilkan pengalaman menarik dari Tim Pengarsipan MEREKAM KOTA 2024. Mereka, termasuk Sarah Nikita
Ledo, Yadivan Samuella Dano, Aurelio Junior Wolo, Bergita M. Mbua, dan Ade Ayu Soraya, berbagi kisah di balik proses pengarsipan, memperkaya pemahaman tentang warisan sejarah Kota Raja.

Program Artist Talk I: Seniman Merespon Kota juga menjadi salah satu sorotan, di mana seniman dari Lab Ingatan seperti Moh. Zaeni Ratuloli dan Vickram Sombu berbagi tentang proses kreatif mereka dalam mengolah arsip berharga menjadi karya seni.

Selain itu, 2024 Langkah Bersama MEREKAM KOTA membawa pengunjung menyusuri ruang-ruang berkumpul ikonik di Kota Raja, dari situs bersejarah hingga lokasi yang masih aktif digunakan oleh masyarakat hingga saat ini. Dipandu oleh Tim Pengarsipan MEREKAM KOTA 2024, para peserta merasakan langsung perubahan ruang publik dari masa ke masa.

Pameran ini juga mendorong partisipasi aktif dari masyarakat melalui program Arsipmu Berharga. Masyarakat diundang untuk membawa arsip pribadi mereka dan berbagi kisah dibaliknya. Arsip-arsip ini akan menjadi bagian dari pameran, memperkaya koleksi yang dipamerkan dan semakin mendekatkan masyarakat pada sejarah kota mereka.

Dengan berbagai program menarik dan edukatif, MEREKAM KOTA 2024 bukan hanya menjadi pameran arsip, tetapi juga ruang berkumpul bagi masyarakat Kupang untuk bersama-sama merayakan, mengenang dan menjaga sejarah serta identitas Kota Raja. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.