RADARNTT, Kupang – Pemuda Katolik Komisariat Cabang Timor Tengah Selatan (Komcab TTS) bekerja sama dengan Bank NTT membangun usaha di bidang pertanian.
Demikian Ketua Pemuda Katolik Komcab TTS, drh. Lusiana M. Wio melalui pandangan umum komisariat cabang dalam forum Musyawarah Komisariat Daerah (MUSKOMDA) Pemuda Katolik NTT di Hotel Neo Aston Kupang, Sabtu (10/8/2024).
“Kami memulai usaha di bidang pertanian dengan bermodalkan semangat. Saya melihat bahwa NTT dan terutama di TTS banyak sumber daya alam yang melimpah namun belum dikelola dan belum menjadi perhatian serius dari pemerintah. Oleh sebab itu, kami memulai merintis usaha dan bekerja secara manual dengan fasilitas yang ada kami membangun kerja sama dengan Bank NTT untuk mendapatkan modal. Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Bank NTT yang telah mefasilitasi dan melayani kebutuhan kami sehingga bisa mengembangkan unit usaha yang sedang dirintis,” ungkapnya.
Untuk menjalankan usaha yang ditopang modal dari Bank NTT sebesar Rp55 juta, pihaknya membentuk kelompok tani menanam tanaman hortikultura dan berharap ada dukungan pemerintah daerah dalam memberikan sarana produksi seperti pupuk dan obat-obatan.
“Kami sudah membentuk kelompok tani dan memulai bergerak di sektor pertanian. Kami mencoba mulai menanam cabe dan hasilnya sudah mulai nampak. Kami sudah mendapatkan hasil panen hingga mencapai satu ton lebih. Tapi kami masih mengalami kendala dengan pupuk dan pengobatan sarana prasarana lainnya sangat diharapkan semangat kami mendapatkan dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah terutama dalam rangka meningkatkan produktivitas di lahan yang kami kelola sekarang,” jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, proses kerja sama dengan dinas Pendidikan propinsi melalui SMK Negeri 1 SoE masih kendala. Dari pihak sekolah sudah ada kesepakatan tetapi dari Dinas Pendidikan NTT belum ada jawaban.
“Terkait kondisi ini, kami meminta Pemuda Katolik Komda NTT untuk bantu memfasilitasi,” pintanya.
Secara terpisah, Ketua Pemuda Katolik Komda NTT Terpilih, Yuvensius Tukung menyampaikan apresiasi kepada Bank NTT yang telah memfasilitasi Pemuda Katolik TTS.
“Ini adalah terobosan yang luar biasa sebab tidak hanya dilihat dari aspek penganggarannya saja tetapi ini adalah energi yang membangkitkan motivasi kaum muda di tengah krisis pangan yang kita hadapi. Pemuda Katolik memberikan apresiasi kepada Bank NTT dan berharap kerja sama ini bisa dilanjutkan dan dikembangkan ke komisariat cabang lainnya,” ujarnya.
Dalam satu Periode ke depan, Tukung memastikan Pemuda Katolik akan fokus menggalang semangat untuk di sektor riil seperti pertanian dan peternakan sebagai basis membangun ekonomi anggota pemuda katolik.
“Terkait belum adanya penandatanganan MoU dari Kepala Dinas Pendidikan NTT, kita akan segera membangun komunikasi dan berkoordinasi,” tandas Yuven Tukung. (TIM/RN)







