RADARNTT, Ba’a – Uskup Keuskupan Agung Kupang Mgr. Hironimus Pakenoni resmi melantik Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kabupaten Rote Ndao di Gereja Santu Kristoforus Ba’a.
Misa pelantikan bersamaan dengan misa Komuni Pertama (Sambut Baru) 54 anak dan sekaligus peresmian aula dan penginapan St. Yohanes pada hari Minggu, 19 Oktober 2025. Acara meriah ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Rote Ndao Ibu Apremoi Dudelusy Dethan, Ibu Ketua PKK Rote Ndao Ny. Yanne Henuk Pellokila dan segenap unsur pimpinan FORKOMPINDA.
Dalam kesempatan yang berahmat ini, Uskup Mgr. Hironimus Pakenoni menegaskan bahwa pengurus Pemuda Katolik adalah murid-murid Kristus, yang dipanggil untuk menjadi para misionaris.
“Sebagai pengurus kamu adalah misionaris yang berpengharapan dan diutus ke tengah tatanan dunia,” tegas Pakaenoni.
Menurutnya, ada tiga hal yang melekat pada pola hidup misionaris. Pertama, kebiasaan berdoa. Doa adalah kekuatan yang menandakan pengharapan kepada kehendak Ilahi. Murid Kristus harus tekun dalam berdoa. Kedua, melakukan pewartaan. Pengurus Pemuda Katolik terpanggil untuk mewartakan kabar gembira dan kebaikan ke tengah tatanan dunia dalam menghadapi kompleksitas persoalan. Ketiga, menjadi saksi Kristus. Itu berarti pemuda katolik menjadi saksi kebenaran hidup.
Sebagai rasul-rasul Kristus, kata Pakaenoni, Pemuda Katolik tidak hanya berperan ke dalam atau Ad Interna tetapi juga Ad Eksterna (keluar) atau masyarakat luas. Sebagai misionaris berarti kader Pemuda Katolik hadir dan melebur ke dalam kegelisahan dan kecemasan umat dan masyarakat.
“Hendaknya kamu menjadi garam dan terang dunia, menjadikan hidupmu sebagai pelita yang menyinari sekitar dengan cahaya kebaikan,” tandas Uskup Pakaenoni.
Acara pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Rote Ndao juga dihadiri langsung Pastor Moderator Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Nusa Tenggara Timur (NTT), Ketua dan Sekretaris Komda NTT, Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Kupang, Ketua Pemuda Katolik Komcab Kabupaten Kupang dan Ketua Pemuda Katolik Komcab TTS.
Kehadiran mereka adalah bagian dari gambaran betapa semakin kuatnya solidaritas lintas Komisariat Cabang dan solidaritas Pemuda Katolik di tingkat Komda NTT.
Menurut Ketua Pemuda Katolik Komda NTT, Yuvensius Tukung ini adalah momentum yang sangat berarti bagi pertumbuhan dan perkembangan intern organisasi. Dengan terkonsolidasinya Pemuda Katolik Komisariat Cabang Rote Ndao menandai konsolidasi tingkat Komda berjalan dengan baik sebagai target program kerja di tahun pertama kepengurusan.
Dia mengatakan, dengan terkonsolidasi baiknya organisasi yaitu dengan semua infrastruktur kepengurusan terbentuk maka pola kolaborasi dan sinergisitas dengan gereja dan pemerintah bisa berjalan dengan baik.
“Kita memberikan Apresiasi atas pelantikan ini dan ini merupakan kemajuan yang luar biasa. Dan merupakan hasil dukungan penuh dari hirarki gereja serta umat,” ujarnya.
Yuvensius Tukung juga menyampaikan terima kasih atas atensi dan dukungan pemerintah kabupaten Rote Ndao terhadap tumuh kembangnya inisiatif organisasi kepemudaan di daerah terselatan NKRI itu.
“Kehadiran pemerintah juga sangat luar biasa. Artinya pemuda Katolik punya roh dan nilai. Kita mendorong untuk teman-teman di masing-masing Komcab terus membangun kerjasama dengan semua pihak atau terlibat aktif dalam pembangunan yang sedang berjalan. Dari Komcab Rote kami yakini membawa dampak positif terhadap perkembangan Komcab lainnya di NTT,” ujar Tukung.
Dengan terbentuknya Komcab Rote Ndao maka total sudah terbentuk 17 dari 22 Komcab yang direncanakan Pengurus Pemuda Katolik Komda NTT.
Berikut nama pengurus inti Pemuda Katolik Komcab Rote Ndao yang resmi dilantik yaitu Ketua Ida Farida Jemida, Sekretaris Kristiani Oki Moron, dan Bendahara Valentinus Anapah. (TIM/RN)







