PDI Perjuangan Sikka Tanam Bibit Pisang Tahan Penyakit demi Ketahanan Pangan

oleh -1793 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Maumere – Mendukung gerakan membangun ketahanan pangan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sikka melakukan penanaman bibit pisang tanduk (banteng) di Nilo, Desa Wuliwutik, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Selasa (16/12/2025).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sikka, Fransiskus Roberto Diogo mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat dalam mendapatkan pisang yang saat ni rentan terkena virus. Selain itu pisang tanduk juga memiliki ketahanan terhadap penyakit.

“Pisang yang ditanam bibitnya untuk membantu masyarakat yang masih kesusahan dalam mencari pisang akibat virus dan merupakan pisang yang tahan terhadap penyakit. Selain itu pisang ini juga bagus untuk ketahanan pangan demi kelangsungan hidup masyarakat,” ujarnya.

Ia menyampaikan kegiatan ini merupakan kegiatan kedua kalinya untuk menyiapkan bibit pisang. Karena merupakan pisang yang tahan terhadap penyakit serta bagus bagi ketahanan pangan.

“Kegiatan yang merupakan kedua kalinya, ya untuk menyiapkan bibit pisang banteng ya atau pisang tanduk itu. Karena pisang ini pisang yang tahan terhadap penyakit. Jadi kita menambah pisang ini selain pisang Bugis atau pisang kepok yang di Maumere. Nah, ini pisang juga bagus,” bebernya.

Pisang ini cukup berdampak besar bagi masyarakat, lanjut Robi, karena bisa terhindar dari penyakit atau virus. Selain itu pisang ini juga memiliki keunggulan dari pisang lainnya.

“Dampaknya untuk yang pertama ketahanan pangan. Mereka punya bahan pangannya bisa cukup ya, pengganti pisang bugis atau pisang Kepok itu. Kedua, pisang ini memang mahal. Kalau dijual mahal itu karena apa? Pisang punya keunggulan, dia tahan penyakit dan juga bisa disimpan lama. Setelah panen itu bisa sampai 3 minggu dia belum rusak. Itu keunggulannya,” ucapnya.

Robi berharap agar program kecil dari PDI Perjuangan ini terus membantu masyarakat dalam mengatasi ketahanan pangan khususnya tanaman pisang.

“Pertama kami mau membantu masyarakat dengan apa yang kami miliki, dengan kekurangan ya kami bisa membantu, yang penting niat tulus yang kuat. Kedua, ini kebersamaan PDIP Perjuangan di Kabupaten Sikka. Jadi kami selalu bersama rakyat. Ya, kami tidaklah punya program yang besar yang dana besar, tapi hal kecil ini kan mungkin bisa membantu,” tandasnya.

Selain itu Mantan Bupati Sikka ini menambahkan pisang tanduk (banteng) ini dibuat untuk kebutuhan pangan dan bisa diolah menjadi berbagai variasi makanan.

“Pisang Banteng ini untuk kebutuhan pangan. Jadi dia bisa dimakan, belum matang bisa, atau sudah masak juga bisa. Bisa olahan-olahan seperti keripik, bisa juga untuk pisang molen, atau kue nagasari,” jelasnya

Peserta kegiatan ini adalah DPC PDI Perjuangan bersama dengan anggota dari tingkat kecamatan sampai dusun.

Rencananya setelah pisang ini berjalan baik dan didistribusikan, PDIP akan melanjutkan penanaman bibit kelapa Gading entok dan alpukat yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Sikka. (RA/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.