RADARNTT, Borong – Kegiatan Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menyerap dan menindaklanjuti aspirasi dan keluhan rakyat di masing-masing daerah pemilihan (Dapil) merupakan rutinitas dan wajib dilakukan oleh setiap anggota dan pimpinan DPR RI maupun DPRD.
Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur (Matim) dari Partai Amanat Nasional (PAN), Mikael Jaur, SE. M.Si melakukan kegiatan Reses perdana di Kampung Kenca Desa Lamba Keli kecamatan Lamba Leda Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. Kamis, (5/12/2024).
Kedatangan Mikael Jaur di kampung Kenca ingin mendengar langsung aspirasi dan keluhan masyarakat yang dialami saat ini, setibanya di kampung Kenca Mikael Jaur disambut meriah dan diterima secara budaya setempat.
Mantan Kadis Sosial Kabupaten Manggarai Timur itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada warga kampung Kenca yang menghantar dirinya menduduki kursi DPRD Kabupaten Manggarai Timur.
“Saya berterima kasih yang setinggi tingginya kepada warga kampung Kenca karena telah mendukung dan menghantar saya untuk duduk di kursi Dewan Matim pada pemilu legislatif periode 2024/2029,” ungkapnya.
“Saya sangat yakin dukungan tetsebut benar benar tulus, sehingga hari ini saya kembali menyapa Bapa, ibu dan orang muda serta seluruh warga desa Lamba Keli untuk menindaklanjuti aspirasi dan keluhan kita semua.
Pada reses tersebut ada bebrapa usulan dan keluhan masyarakat, yakni Warga mengusulkan perbaikan ruas jalan Benteng Jawa Wae Naong, yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan dan sangat tidak layak untuk dilalui kendaraan bermotor.
Buka ruas jalan Tani, air minum bersih, Perlengkapan sarana rumah adat setempat.
Selain itu, warga kampung Kenca juga menyampaikan keluhan mengenai langkanya pupuk bersubsidi masyarakat.
Anggota DPRD Matim Dapil tiga Mikael Jaur menanggapi seluruh usulan dan keluhan masyarakat Desa Lamba Keli berkomitmen untuk mendukung dan siap memperjuangkan aspirasi dan keluhan masyarakat melalui mekanis anggaran di DPRD.
“Saya menerima semua usulan dari bapak, ibu pada kegiatan reses ini tentu kita tetap sesuaikan dengan keuangan daerah karena banyak yang diusulkan tetapi kita melihat juga prioritas program pembangunan yang diutamakan pemerintah,” tandasnya.
Kepala Desa Lamba Keli, Ferdinandes Budiman pada tempat yang sama menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPRD Mikael Jaur dari PAN yang menjadikan kampung Kenca umumnya desa Lamba Keli sebagai objek reses perdana.
Budiman berharap mudah-mudahan apa yang diusulkan oleh masyarakat Desa Lamba Keli dapat diperhatikan dan bisa diperjuangkan ditingkat kabupaten. (AG/RN)









