Even Budaya Kelurahan Liliba Hadirkan Indonesia Mini

oleh -1363 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Kupang — Event budaya tingkat Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) bentuk pelestarian budaya dan pengembangan UMKM sebagai ajang penutup semarak HUT ke-80 Kemerdekaan RI menghadirkan nuansa Indonesia mini.

Kegiatan yang penuh ragam warna budaya etnis lokal itu dibuka oleh Walikota Kupang, dr Christian Widodo yang hadir bersama sejumlah pejabat dan Anggota DPRD.

“Nampak miniatur Indonesia karena semua peserta bahkan tamu dan undangan yang hadir mengenakan pakaian motif daerah dari berbagai etnis yang ada di Provinsi NTT,” kata Walikota Christian Widodo, ketika membuka event itu, yang mengambil lokasi di RT045/RW01, pada Rabu (10/9/2]25) petang.

Pada kesempatan itu, Walikota yang baru tiba kembali dari tugas dari Atambua itu juga menegaskan program penanggulangan darurat pasien di RSUD SK Lerik dengan dana talangan mencapai Rp3 Miliar.

“Saya cepat cepat pulang dari Atambua karena mengingat kegiatan event budaya Liliba ini,” kata Chris Widodo berseloroh disambut tepuk tangan peserta, tamu undangan yang hadir.

Dia juga menyentil kebijakan liang lahat gratis bagi warga yang kurang bahkan tidak mampu, serta spirit gerakan Kota Kupang bersih dari sampah.

Ikut mrndampingi Walikota Kadis Pariwisata Kota, PLT Camat Oebobo, Lurah Liliba.

Sedangkan dari DPRD Kota Kupang; hadir Rosalinda Utha Teku dari Fraksi Partai Gerindra, M. Ramli dari Fraksi PSI dan tamu terkait lainnya.

Ketua Panitia Kegiatan Event Budaya, Daud Gatangnama Maley, mengatakan event budaya ini juga disemarakan berbagai lomba dan pertunjukkan dari 16 Rukun Warga (RW) yang ada di Kelurahan Liliba.

Ketua RT045 ini menyebut lomba dan pertunjukkan itu diantaranya; lomba membuat menu pangan lokal dan atraksi daur ulang sampah plastik jadi tas jinjing, tas tangan, keranjang sampah, nasi Tumpeng, Fashion Show, lomba pidato, lomba tarian tradisional dan atau modifikasi Ja,i, pemaran jualan UMKM, sosialisasi dan lainnya yang berlangsung sejak tanggal 10-11 September 2025 di lokasi kegiatan ini.

“Setiap item lomba akan dinilai tim juri yang telah ditetapkan dengan standar penilaian untuk menang seperti yang telah disepakati pada saat technical meeting,” ujarnya didampingi Ketua Pelaksana; Nona Gili R. Gadje, Sekretaris Panitia, Danyanres Nabuasa, Bendahara Panitia Herman D Laning dan Ketua seksi acara dan lomba; Yohanes J Tukan, S.Pd dan anggotanya.

Lurah Liliba, Viktor A. Makoni, S.Sos, pada kesempatan itu mengatakan event budaya ini adalah puncak bahkan akhir dari semarak HUT ke-80 Kemerdekaan Indonesia tingkat Kelurahan Liliba, yang telah terselenggara diantaranya; menaikan Bendera Merah Putih dan pemasangan umbul-umbul pada setiap halaman depan dan pagar rumah warga, kantor, sekolah (selama satu bulan penuh).

Berikut lomba kebersihan antar 52 RT, jalan santai dan event budaya yang akan menutup berbagai lomba dan atraksi yang melibatkan selurah warga dalam RT dan RW setempat.

Khusus untuk menaikan Bendera Merah Putih dan pemasangan umbul-umbul pada setiap halaman rumah dan pagar warga akan berlangsung satu bulan penuh dan tentang lomba kebersihan, juara 1-6 akan menerima hadiah piala bergilir Lurah Liliba, piala tetap dan piagam.

Sedangkan, lanjut Makoni, juara 1-3 terkotor akan diberikan bendera hitam yang akan dipasang dihalaman rumah ketua RT-nya.

“Ini lomba sudah dilaksanakan sejak 2019 sampai saat ini (2025), agar warga Liliba tetap menjaga kebersihan seperti yang tengah digalakan Pemerintah Kota Kupang,” jelasnya.

Ia berharap pada tahun mendatang terutama ketika ada event terkait warga terutama LKK Liliba lebih aktif lagi sebagai wujud partisipasi aktif.

Meski demikian Putra Alor ini berterimakasih kepada Walikota, Pimpinan dan Anggota DPRD, Kadis Pariwisata, PLT Camat Oebobo, seluruh LKK dan tokoh masyarakat Liliba, peserta lomba seluruh masyarakat dan tamu serta undangan lainnya. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.