Bacawabup Felix Bere: Nikmat Apalagi yang Kamu Dustai dari Politik SN

oleh -1127 Dilihat
banner 468x60

RADARNTT, Betun – “Nikmat apalagi yang kamu dustai dari nikmat politik SN”, tegas Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) kabupaten Malaka Felix Bere Nahak, dalam sambutan deklarasi Funan Malaka dan Satgas SN – FBN.

Di hadapan ribuan Funan dan ratusan Satgas SN – FBN, Selasa, (25/6/2024) siang, Felix Bere Nahak menyebutkan, ada para pria perkasa, ada juga para Funan yang luar biasa.

Ei mane sia, politik e feto si tama tan tian so mak it halai tuir ban, tan ne terus hai,” ungkap FBN yang disambut riuh hadirin.

Lebih lanjut Felix Bere Nahak menambahkan, beberapa kali mengikuti momen pilkada waktu itu sebagai penyelenggara, baru kali ini saya temukan ada perempuan-perempuan tangguh, yang menyatakan sikap secara tegas untuk mendukung pasangan calon SN-FBN.

“Saya sadar dan kita para lelaki harus sadar, bahwa kita semua lahir dari rahim seorang ibu, kita lahir dari rahim Malaka ini, maka dari itu kita beri tempat yang terhormat untuk para Funan Malaka,” tandas Mantan Ketua KPU Kabupaten TTU dua periode.

Dirinya yakin, kalo Funan Malaka ada 5.000 orang, akan goyang ini Malaka, “ei, ne funan, funan ne morin balema, kalo nodi morin ne lao lalema rai, ita tangkis hola hai nai sia, ami mane sia tuir los dei, tebes ka? yang disambut dengan tepuk tangan para hadirin.

“Dan hari ini saya FBN bersama-sama dengan Bapak Simon, saya sudah mengatakan beberapa kali untuk menjadi pasangan calon bupati dan wakil bupati. Jangan kita tidur malam, paginya kita mau bilang mau jadi bupati. Saya mau pasangan dengan wakil bupati ini, tidak! Saya dengan Bapak Simon, saya naksir Bapak Simon dan Bapak Simon juga naksir saya,” tandas Felix Bere Nahak.

Dia mengatakan, harus jujur, menjadi pasangan calon tidak bisa omong sehari, tidak bisa omong dua hari, tapi harus omong berhari-hari, omong berminggu-minggu dan berbulan-bulan, dari situ kita bisa memberi dengan hati.

“Bapak Simon sebagai saya punya kakak, dan Bapak Simon tentu tahu bahwa yang menjadi wakil bupati FBN adalah adik. Oleh karena itu, menjadi kakak dan adik tidak mungkin saling mengkhianati. Adik harus tahu bahwa ada kakak, tapi kakak juga tidak mungkin menyepelekan adiknya. Ini spirit yang kita inginkan SN-FBN, spirit ini yang harus kita jaga untuk hari-hari ke depan. Dan saya yakin bahwa hari ini kurang lebih 3.000 orang yang hadir, nanti kalo deklarasi paket bagaimana lagi?,” tandas Felix Bere.

Di akhir sambutan Felix Bere mengatakan, “politik tanpa perempuan itu sakit kepala, politik dengan perempuan kita kepala sakit, tapi politik tanpa Funan Malaka, sakitnya di sini, sembari tangan menunjuk ke dada.

Di tempat yang sama, Bakal Calon Bupati Malaka Simon Nahak saat seremonial deklarasi Funan Malaka dan Satgas SN-FBN mengatakan, Malaka, NTT, Indonesia, ini negara republik bukan negara kerajaan.

“Ini negara merdeka bukan negara jajahan. Jadi siapa yang karakternya, sifatnya sebagai penjajah, penjajahan di atas muka bumi Malaka harus dihancurkan, musnahkan dari Rai Malaka. Siapa yang disebut penjajah itu? Loko, nakes nia mesak sekolah dei, ida mak bupati, lolok ida dadi bupati hotu,” tegas Pakar Hukum Dr. Simon Nahak.

Simon Nahak juga menyampaikan terima kasih kepada Funan Malaka dan Satgas SN- FBN yang sudah menyatakan sikap politiknya mendukung paket SN-FBN dan untuk semua yang terlibat dalam acara ini. (AB/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.