Oleh: Ruslan Yusron Dalam terminologi politik modern, dikenal istilah “firehose of falsehood”, sebagai teknik propaganda yang mengumbar kebohongan secara masif dan simultan. Tidak jarang
Hilirisasi dan “Inovation Services”
Oleh: Dr. Leta Rafael Levis Saat ini, hilirisasi merupakan isu yang sangat seksi dan strategis dalam pembangunan ekonomi di Nusa Tenggara Timur
Hari-Hari Terakhir Seorang Koboi
Oleh: Muakhor Zakaria Penulis terkemuka Amerika Serikat, Mark Twain pernah menyatakan, jika kita ingin membaca karakteristik seseorang, pahamilah dari kata-kata sifat yang
Pemimpin yang Berperilaku Islami
Oleh: Alfakir Ahmad Rafiuddin Manusia dengan kreasinya yang agung akan berupaya membangun dan merawat bumi dengan segala kecerdasannya. Namun, jika dilandasi oleh
Sekilas tentang Suasana Los Angeles
Oleh: Irawaty Nusa “Manusia hidup dari sistem ke sistem, lalu terpenjara oleh sistem, sampai akhirnya akal sehat harus menentukan sistem terbaik yang
Kerukunan dan Integritas Seorang Ulama
Oleh: Enzen Okta Rifai, Lc. Menanggapi artikel tentang program kaderisasi ulama Banten yang ditulis pengasuh pesantren “Thariqul Akhor”, saya akan coba mengulas
Api-Api Misterius di Sekitar Los Angeles
Oleh: Pujiah Lestari Saya baru menyadari, bahwa ada seorang sahabat peneliti yang tinggal di Los Angeles sejak beberapa tahun lalu. Ketika mengungsi,
“Keadilan” Adakah Politik Memandang Ini?
Oleh: Yosep F.A Lupa Dewasa ini bangsa Indonesia sedang dalam era reformasi serta menghadapi era globalisasi, sehingga tidak mengherankan jikalau bangsa menghadapi
Problem Nasab dan Kita Semua
Oleh: Hafis Azhari Harus memiliki nafas panjang jika ingin menelusuri raut-raut kebenaran perihal nasab para habaib. Tidak boleh berpikir dangkal dan setengah-setengah,
Kajian Gender dalam Puisi Sitor Situmorang
Oleh: Pujiah Lestari Bicara mengenai identitas nasional, sangat terkait erat dengan pembentukan watak dan karakteristik suatu bangsa yang banyak dipengaruhi oleh akulturasi
Perihal Zuhud yang Diteladani Gus Dur
Oleh: Irawaty Nusa Dalam buku “Marwah Pesantren” (Ahmad Rafiuddin 2024), disampaikan secara lugas, bahwa terminologi takwa tak bisa menjadi monopoli bangsa dan agama
- Sebelumnya
- 1
- …
- 56
- 57
- 58
- …
- 69
- Berikutnya
Tidak Ada Postingan Lagi.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.











