Aku Menjaga Kesucian Tubuh

oleh -810 Dilihat
banner 468x60

Tubuh ini bukan sekadar rupa
ia rumah bagi jiwa yang bernyawa
bukan pajangan di etalase dunia
bukan umpan bagi mata yang tak terjaga

Aku belajar dari cermin yang jujur
bahwa indah tak selalu harus terbuka
Ada harga dalam tiap
lekuk dan batas
ada hormat yang lahir dari menutupnya

zaman berlari membawa tren
layar-layar memajang tubuh tanpa jeda
baju tak lagi sampai menutup pusar
dada pun dibiarkan setengah terbaca

Seolah pusar hanyalah hiasan
seolah dada tak lagi punya rahasia
padahal aib bukan untuk diumbar
ia mesti dijaga, bulan dipertontonkan pada buana

Wahai kaum hawa yang
ku cinta sebagai saudari
kita lebih dari sekadar sorot dan pujian
Nilai diri tak lahir dari tepuk tangan
tetapi dari cara kita
meluhurkan dan memuliakan ciptaan Tuhan.

Teguran ini bukan untuk menghakimi
melainkan mengingatkan dengan kasih
bahwa tubuh adalah amanah suci
tubuh itu sungguh suci
yang pantas dibalut
hormat dan harga diri.

Maka aku memilih menjaga
bukan karena takut pada mata manusia
tetapi karena tahu nilai
diriku berharga
kesucian tubuh adalah mertabat
dan martabat tak layak
ditukar oleh tren semata

Selasa , 24 februari 2026

Oleh: Aprianus Gregorian Bahtera

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.