Gustaf Tamo Mbapa: Polisi Usut Tuntas Pencurian Atribut Partai Demokrat di SBD

oleh -1949 Dilihat
Agustinus Tamo Mbapa
banner 468x60

RADARNTT, Tambolaka – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Nusa Tenggara Timur, Agustinus (Gustaf) Tamo Mbapa meminta aparat kepolisian mengusut tuntas dan menindak tegas pelaku pencurian atribut partai berlambang “Bintang Mercy” itu.

Gustaf Tamo Mbapa mengaku kaget dan kecewa atas raibnya sejumlah bendera yang terpasang di Sekretariat DPC Partai Demokrat SBD. Dia kemudian memerintahkan jajarannya untuk membuat laporan polisi terkait kehilangan atribut partai. Peristiwa tersebut tidak boleh terjadi dengan motif apa pun di alam demokrasi.

“Saya mengecam tindakan tidak terpuji oknum yang telah mencabut bendera partai Demokrat. Posisi sekretariat demokrat sangat strategis. Di Jalan Bandara. Siapa pun yang lewat menuju Bandara atau dari bandara pasti melihat Sekretariat partai demokrat karena banyaknya bendera yang berkibar depan Sekretariat. Sayangnya ada oknum mencabut bendera-bendera tersebut. Saya sudah instruksikan untuk dibuat laporan polisi, dan semoga pelakunya dapat diketahui segera. Di era demokrasi seperti sekarang, hal seperti ini seharusnya tidak terjadi,” tegas Gustaf.

Peristiwa ini juga mendapat atensi khusus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. DPP bertekad mengawal laporan polisi tersebut karena berkaitan dengan marwah Partai Demokrat

Keluarga besar Partai Demokrat kabupaten SBD mengalami kehilangan atriibut partai berupa bendera partai yang berkibar di depan Sekretariat DPC Kabupaten SBD di Tambolaka, diambil atau dicabut orang tak dikenal.

Menurut informasi dari Gustaf Tamo Mbapa, peristiwa ini terjadi antara tanggal 12–20 Oktober 2025. Kehilangan bendera ini baru diketahui pada tanggal 22 Oktober 2025 saat Plt Sekretaris DPC, Imanuel Horo tiba di Sekretariat.

Jumlah bendera yang hilang sebanyak tujuh, terdiri dari dua bendera besar dan lima bendera kecil.

Selama ini bendera tersebut berkibar dengan mantap karena diikat kuat pada tiang yang diikatkan pada pagar di depan Sekretariat partai. Bendera partai tersebut hilang bersama tiang yang dipasang sepanjang pagar depan Sekretariat.

Imanuel Horo mengaku kaget ketika tiba di Sekretariat tidak melihat lagi bendera yang selama ini terpasang dan berkibar.

“Iya kami kaget bendera partai tidak ada. Ada dua bendera besar ukuran 2×3 kami ikat pada tiang yang tinggi dan berdiri kokoh di pagar depan Sekretariat. Ada juga bendera kecil. Namun itu hilang. Tentu saja kuat dugaan kami dicabut orang tak dikenal, entah motifnya apa. Semoga ini tidak bermotif politik, sebab partai demokrat saat ini sedang berbenah dan konsolidasi,” ujar Horo.

Pihaknya sudah membuat laporan polisi pada Jumat, 24 Oktober 2025 dan menunggu penanganan lebih lanjut dari pihak kepolisian resor SBD.

“Kami sudah lapor Polres SBD untuk pengusutan lebih lanjut, semoga berjalan baik demi mengungkap siap pelaku dan diproses hukum,” kata Horo, Sabtu (25/10/2025) pagi. (TIM/RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.