(Instalasi: meja bulat, kursi, lilin, bunga, kain putih)
Di meja bundar ini,
kita duduk berhadapan
seperti dua cermin yang saling lupa wajah.
Lilin itu meleleh pelan,
menyisakan tetes rahasia
yang jatuh ke dasar piring kosong.
Bunga di tengah meja
tak pernah diam—
ia menoleh, terus menatap kita,
berdesir seperti hati yang berlari
sebelum bibir menemukan aksara.
Kain putih membentang di rangka kayu,
seperti tirai rahasia
yang menyembunyikan tubuh kita
dari tatapan dunia.
Cinta adalah instalasi paling rumit:
kursi kosong bisa saja berubah jadi sepi,
atau jadi takhta untuk dua jiwa
yang memilih untuk saling menunggu.
September, 2025
Oleh: Fileski Walidha Tanjung







